Gigi Patah, Derrick White Tetap Lanjutkan Permainan Demi Gelar Juara

Garda Boston Celtics Derrick White mengalami patah gigi depan saat timnya menang 106-88 di Gim 5 atas Dallas Mavericks pada Senin malam (17/6) waktu Amerika Serikat. Kemenangan itu memberi Celtics gelar juara NBA ke-18 mereka, dan menurut White, patahnya gigi depan tersebut sepadan dengan hasil yang mereka raih. 

“Saya rela kehilangan semua gigi saya untuk menjadi juara,” kata White saat penyerahan trofi Larry O’Brien. “Aku akan memperbaikinya. Tapi, saya menikmati momen ini lebih dulu.”

Insiden itu terjadi ketika ia terjatuh ke lantai saat bertabrakan dengan center Mavericks Dereck Lively II pada kuarter kedua. White mengeluarkan darah dari mulutnya tetapi dia memutuskan untuk tetap bermain. White mengatakan dia pernah mengalami patah gigi di masa lalu, jadi dia langsung tahu apa yang terjadi. Kejatuhan itu juga menyebabkan gigi lainnya terasa goyang.

“Mereka mencoba mengobati saya di ruang ganti. Saya seperti, ‘Saya tidak peduli. Main saja,'” ungkapnya.

Foto: givemesportimages.com

White akhirnya menyelesaikan malam itu dengan 14 poin, 8 rebound, 1 asis, 2 steal dan 1 blok. Rekan satu timnya tentu menghargai upaya dan pengorbanan White, namun hal ini tidak menghentikan Jaylen Brown untuk menggodanya.

“Kamu benar-benar jelek,” kata Brown  pada kuarter ketiga, yang membuat White tertawa.

Meskipun mengalami kecelakaan di tengah pertandingan, White tidak pernah meninggalkan permainan dan terus memberikan pengaruh seperti biasanya bagi Celtics saat mereka mengalahkan Mavericks di Gim 5. Selain energi, kecepatan, dan pertahanannya, White juga melakukan tembakan tepat waktu. 

Sebagian besar tembakan tiga angkanya terjadi untuk membalas dan menghentikan laju Mavericks di sepanjang pertandingan. Untuk seri Final NBA 2024, White rata-rata mencetak 13,8 poin , 4,8 rebound, 1,2 steal, dan 3,4 tripoin sambil menembakkan 39,5 persen dari luar garis busur.

Ini tentu saja merupakan perjalanan yang luar biasa bagi White, yang menghabiskan beberapa tahun pertama di San Antonio Spurs. Dia tampak seperti pemain tersesat dalam beberapa tahun terakhirnya di San Antonio. Lalu Brad Stevens dan Celtics berhasil menangkapnya pada trade deadline 2022.

White tidak membuang waktu untuk menjadi bagian yang berharga bagi Celtics, karena kontribusinya dari bangku cadangan pada saat itu membantu mengarahkan Boston ke penampilan Final NBA. Sayangnya, mereka gagal melawan Golden State Warriors musim itu. Dua tahun kemudian, peran White untuk Celtics berkembang pesat. Dia telah menjadi senjata utilitas Celtics dengan kehebatan dua arahnya. 

Dan sekarang, dengan gigi patah, Derrick White akhirnya menjadi juara NBA. (*)

Foto: CBS Sports