5 Fakta Bali United Jelang Hadapi Persib, Waspada Duet Maut dan Fungsi VAR

5 Fakta Bali United Jelang Hadapi Persib, Waspada Duet Maut dan Fungsi VAR

BeritaBola99 – Ada lima fakta penting jelang dual pertama Championship Series Liga 1 2023/2024 antara Bali United melawan Persib Bandung, Selasa (14/5). Duel yang berlangsung di Training Ground Bali United ini menjanjikan pertarungan sengit tapi beda misi.

Bali United tampil tak begitu bagus pada regional series bila dibandingkan dengan Persib. Bali United kebobolan 43 gol dan mencetak 55 gol. Catatan itu kalah jauh dari Persib yang mencetak 65 gol dan hanya kebobolan 38 gol.

Namun, ada perjalanan sejarah yang membuat catatan regional series tak terlalu penting. Bali United adalah tim yang belum pernah dikalahkan Persib sejak kompetisi kasta tertinggi Tanah Air berubah nama jadi Liga 1.

Catatan sejarah itu yang membuat laga ini menjadi super menarik. Kedua tim sama-sama punya level permainan yang membuat sengitnya data di atas kertas berbanding lurus dengan apa yang tersaji di atas rumput.

Berikut ini adalah lima catatan penting yang telah dirangkum BeritaBola99. Simak ulasan berikut ini!.

1. Duel Beda Misi

Jelas kedua tim memiliki keinginan melaju ke puncak Liga 1 2023/2024, melawan pemenang Borneo FC melawan Persib Bandung. Namun di sisi lain, keduanya juga misi yang berbanding terbalik.

Bali United ingin melanjutkan tren tak pernah kalah dari Persib Bandung. Sementara tim Maung Bandung ingin menghentikan dominasi Bali United. Dalam dua kali duel regional series, Bali United harus puas dengan hasil imbang 0-0.

Pelatih Bali United, Stefano Cugurra, memastikan timnya sudah berlatih dengan maksimal. Bali United tak memandang remeh Persib yang belum pernah mengalahkan timnya.

“Kita sudah sering bertemu Persib. Saya pelatih yang sudah lama di Bali. Dulu saat di Persija saya juga sering ketemu Persib. Mereka tim yang kuat. Saya respect sama mereka. Kita harus kerja keras melawan tim yang bagus,” jelas Stefano Cugurra, Senin (13/5).

2. Debut Training Ground

Training Ground Bali United. (Media Bali United)

Training Ground Bali United akan menjalani debut menjadi venue pertandingan Liga 1 lantaran Stadion Kapten I Wayan Dipta digunakan untuk Piala Asia Wanita U-17 2024. Debut ini sekaligus membawa konsekuensi Bali United akan bertanding tanpa dukungan dari suporter setianya.

Kini, Stefano Cugurra berharap tuah dari lapangan ini. Bila dibandingkan dengan Persib, Ilija Spasojevic dkk. jelas lebih paham dengan kondisi lapangan dan udara di pinggir Pantai Purnama.

“Kita sudah berlatih setiap hari di sana mulai 15 Mei 2023. Hampir setahun di sana kita latihan. Pasti kurang bagus ketika pertandingan tidak ada suporter. Sebelum Championship Series ini saya sudah sering bilang ke pemain bahwa stadion pasti akan penuh pada fase ini,” kata Teco, sapaan akrabnya.

“Tentu kita mau main dengan kehadiran suporter. Saat selebrasi atau selesai pertandingan, kita bisa melihat suporter senang, itu bagian dari hidup kita. Tapi kita harus terima keputusan, keputusannya adalah main di Purnama. Kita harus main bagus meski tanpa suporter,” lanjut Teco.

3. Debut VAR di Liga 1

Partai Bali United melawan Persib Bandung menandai penggunaan Video Assistant Referee (VAR) di kompetisi sepak bola senior, setelah sebelumnya digunakan pada final Liga 1 U-20. VAR diharapkan menjawab ekspektasi tentang fungsi pengadil lapangan.

Teco memiliki harapan besar pada kemajuan teknologi di sepak bola ini. Sebelum Championship Series ini, Teco memiliki sedikit kekhawatiran bahwa VAR akan membuat pertanfingan bisa terhenti dalam waktu yang tidak sebentar.

“Mudah-mudahan wasit bisa memimpin pertandingan dengan bagus. Ketika VAR ada di pertandingan, VAR bisa membuat wasit terbantu. Mudah-mudahan tidak terlalu lama buat ada keputusan di VAR,” papar Teco.

4. Waspada Duet Maut

David da Silva merayakan gol ke gawang Borneo FC di Stadion Si Jalak Harupat Kabupaten Bandung Kamis, 25 April 2024. (PERSIB.co.id/Sutanto Nurhadi Permana)

Bali United paham bahwa Ciro Alves dan David da Silva merupakan kekuatan utama Persib. Keduanya menjadi sumber gol tim dengan total koleksi 40 gol dan 17 assist. Maka, Bali United bakal memasang kewaspadaan penuh pada duet maut ini.

Elias Dolah menjadi sosok yang bertugas menghalau pergerakan keduanya. Dolah menjadi komando lini belakang untuk mencegah pemain Persib berhadapan langsung dengan Adilson Maringa.

“Dua pemain ini berasal dari Brasil dan sudah lama di Indonesia. Mereka punya kualitas yang sangat bagus. Saya pikir kita harus marking bagus dan punya fokus di belakang agar tidak kebobolan. Dua orang ini punya kualitas buat cetak gol,” kata Teco.

5. Mantan Jagoan Persib

Ilija Spasojevic berduel di udara dengan Lucao Gama. (Instagram.com/Bali United FC)

Bali United punya deretan mantan jagoan Persib yang akan diandalkan pada laga ini. Mereka adalah Ardi Idrus, Mohammed Rashid dan Ilija Spasojevic. Ketiganya punya potensi untuk menjadi pembeda yang membuat Bali United menang.

Dua pertemuan awal musim ini menjadi pelajaran penting untuk meraih kemenangan di Purnama. Teco memastikan semua pemain, termasuk Ardi, Rashid dan Spaso siap untuk menghadapi Ezra Walian dkk.

“Kita harus fokus di dua pertandingan ini. Mudah-mudahan kita bisa main bagus dan menang. Pasti itu akan bagus buat kita di pertandingan kedua nanti,” harap Teco. (Laporan Kontributor Putra Wijaya)