5 Alasan Persis Solo Kejar Tanda Tangan Milomir Seslija

5 Alasan Persis Solo Kejar Tanda Tangan Milomir Seslija

BeritaBola99 – Persis Solo memiliki lima alasan kuat untuk mengejar tanda tangan pelatih Milomir Seslija. Salah satu pelatih sukses di Liga 1 ini memiliki sentuhan magis untuk mengejar prestasi musim depan.

Milo, sapaan akrabnya, mulai melatih Persis Solo pada Januari lalu. Ia didatangkan sebagai pengganti Leonardo Medina Arellano yang gagal mengangkat performa tim hingga sempat mendekati zona degradasi.

Tangan dingin mantan pelatih Arema FC ini sangat dirasakan suporter Persis Solo. Perlahan namun pasti Laskar Sambernyawa menjauhi zona degradasi. Total dari 12 laga bersama Milo, Persis Solo mencatatkan delapan kemenangan, sekali hasil seri dan hanya menelan tiga kekalahan.

Prestasi gemilang ini membuat Persis Solo mengakhiri klasemen akhir Liga 1 2023-2024 di peringkat tujuh dengan 50 poin. Alexis Messidoro dkk. hanya terpaut lima poin saja dari Madura United yang lolos ke Championship Series.

Persis Solo kini sedang mengejar tanda tangan perpanjangan kontrak Milomir Seslija. Pelatih asal Bosnia Herzegovina ini datang ke Kota Solo awal tahun ini dengan bendera agen asal Jawa Timur, Gabriel Budi.

“Keputusannya ada di jajaran direksi dan pemilik klub. Negosiasi dengan agen serta coach Milo masih berjalan. Tinggal menunggu saja hasil negonya seperti apa,” kata manajer Persis Solo, Chairul Basalamah.

BeritaBola99 mencatat deretan fakta yang melambungkan prestasi Persis Solo di tangan Milomir Seslija. Fakta tersebut terangkum dalam lima alasan Persis Solo memburu tanda tangan Milo. Simak ulasan berikut ini!

1. Perubahan Strategi

Milomir Seslija berhasil memaksimalkan skuat yang ada untuk memperbaiki performa Persis Solo. Milo mengandalkan second line Persis Solo yang punya kecepatan untuk melakukan serangan balik.

Strategi serangan balik ini membuahkan banyak gol. Total dalam 12 pertandingan di tangan Milo, Persis Solo sukses mencetak 20 gol. Sistem bertahan Persis Solo juga membaik dengan catatan empat kali cleansheet dalam 12 laga tersebut.

Jika Persis Solo memiliki pasukan lini belakang yang lebih kuat, Persis Solo bisa memperbaiki capaian musim depan. Sektor bek tengah dan bek kiri perlu penambahan skuat, termasuk juga pos gelandang bertahan.

2. Monster Moussa Sidibe

Milomir Seslija benar-benar mengubah Moussa Sidibe menjadi monster yang menakutkan. Pemain yang sempat dikritik karena terlalu individual di era Medina ini bergerak lebih efektif dalam menghancurkan lini belakang lawan.

Total 9 gol dicetak Sidibe dalam 8 laga bersama Milo. Sayangnya, Sidibe harus absen dalam empat laga terakhir musim ini karena menemani istrinya yang melahirkan di Spanyol. Musim depan Sidibe siap mengamuk lagi.

“(Sidibe) sudah kita amankan sampai akhir musim depan. Itu (Perpanjangan kontrak) sudah dilakukan jauh-jauh hari,” kata manajer Persis Solo, Chairul Basalamah, beberapa waktu lalu.

Milomir Seslija. (LIB)

3. Althaf Dipuji Bachdim

Tak hanya Moussa Sidibe, Milo juga membuat kerja Althaf Indie Alrizky lebih efektif. Pemuda berusia 20 tahun itu menjadi momok menakutkan di sektor sayap kiri, dan beberapa kali dipasang sebagai wing back kiri.

Althaf tak lagi dipasang sebagai pelengkap regulasi pemain muda. Ia sering bermain lebih dari 75 menit dalam 11 laga bersama Milo. Althaf mencetak dua gol dan empat assist dalam 11 laga tersebut.

Performa ciamik Althaf sempat mendapat pujian dari winger Persik Kediri, Irfan Bachdim. Ia mengaku kagum dengan progres yang dicatatkan Althaf. Bachdim mengaku sempat beberapa kali memberi masukan pada Althaf saat masih setim pada Liga 1 2022-2023.

“Semoga dia memiliki masa depan yang baik dan bisa masuk tim nasional,” kata Irfan Bachdim usai Persik kalah 1-2 dari Persis Solo lewat gol dan assist Althaf.

4. Dekat dengan Suporter Persis

Milomir Seslija merupakan pelatih yang dekat dengan suporter Laskar Sambernyawa. Setiap Persis Solo mengakhiri laga dengan kemenangan di Stadion Manahan, Milo selalu mendatangi setiap tribun untuk menyapa suporter.

Kedekatan ini juga terjalin melalui media sosial. Milo cukup aktif menyapa para suporter lewar aktivitas di akun instagram pribadinya. Milo mengaku kagum dengan besarnya dukungan yang didapat Persis Solo.

Selama reguler series, Persis Solo mencatatkan total 165.298 penonton dalam laga kandang. Persis Solo hanya kalah dari Persib Bandung dan Persija Jakarta yang notabene memiliki kapasitas venue yang lebih besar dari Stadion Manahan.

Milomir Seslija saat pamitan kepada publik. (BeritaBola99/Kristian Joan)

5. Bisa Bahasa Indonesia

Milomir Seslija merupakan satu dari sedikit pelatih luar negeri yang mengerti dan bisa mengucapkan bahasa Indonesia. Milo sudah belajar sejak kali pertama datang ke Indonesia pada 2011 lalu.

Modal bahasa ini membuat Milo bisa berkomunikasi dengan mudah. Milo bisa menyampaikan strategi ke pemain lokal dan asing dengan sama baiknya. Maka tak heran jika performa Persis Solo cukup melonjak ketika berada ditangannya.

Sebagai sosok yang membantu pelatih Persis Solo, ada pula Gavin Kwan Adsit yang membantu translate bahasa dalam latihan maupun pertandingan. Namun ada kabar bahwa Gavin berpotensi hengkang pada musim ini. (Laporan Kontributor Putra Wijaya)