Luka Doncic Merasa Bersalah Atas Kekalahan Mavs di Gim 2

Luka Doncic mencatatkan performa tripel-dobel 32 poin, 11 rebound, dan 11 asis. Tetapi itu tidak cukup untuk membawa Dallas Mavericks meraih kemenangan atas Boston Celtics di Gim 2 Final NBA 2024, Minggu (9/6) Waktu Amerika Serikat. Usai pertandingan, Doncic menunjukkan kekurangannya dan menyalahkan diri sendiri atas kekalahan tersebut.

“Perputaran saya dan lemparan bebas saya yang gagal membuat kami kehilangan permainan. Saya harus tampil lebih baik di dua kategori itu,” kata Doncic dalam konferensi pers setelah pertandingan. 

Dallas melakukan 15 turnover, delapan di antaranya dari Doncic. Mavericks juga hanya memasukkan tembakan gratis dengan persentase 67 persen. Doncic hanya memasukkan 4-dari-8 tembakan gratis. Dallas kesulitan dalam tembakan tiga angka (6-dari-26) dan garis tembakan gratis (16-dari-24).

Semuanya menambah defisit dua gim untuk Mavericks saat seri best-of-seven berpindah ke Dallas untuk Gim 3 pada hari Rabu. 

“Setiap pertandingan yang kami kalah adalah peluang yang terlewatkan bagi kami,” kata Doncic ketika ditanya apakah Mavs merasa melewatkan kesempatan menang. “Pada akhirnya, kami harus melepaskan tembakan lebih baik untuk memenangkan pertandingan.”

Doncic memulai Gim 2 setelah terdaftar sebagai pemain cedera pada Minggu pagi karena lutut kanan dan pergelangan kaki kirinya terkilir sebelum diturunkan statusnya menjadi dipertanyakan pada sore hari, dengan tambajhan memar di dada ke daftar cederanya.

Dia diizinkan bermain setelah menjalani pemanasan sebelum pertandingan. Doncic yakin dia mengalami cedera dada saat Gim 1. Selama perkenalan sebelum pertandingan, Doncic mengenakan bungkus es di sisi dada dan lututnya.

“Saya selalu ingin bermain,” kata Doncic. “Jadi sepanjang hari kami melakukan banyak hal untuk bersiap menghadapi pertandingan.”

Tampaknya hal itu tidak mengganggunya pada awalnya, karena ia mencetak enam dari 11 poin pertama Mavericks dan Dallas berlari untuk memimpin 13-6 pada kuarter pertama. Namun mobilitasnya terkadang terlihat kurang. Hal itu terlihat pada periode pembukaan ketika Jaylen Brown mendorong bola untuk fast break dan melewati Doncic sebelum melakukan dunk dengan dua tangan.

Mavs sekarang menghadapi togas berat karena harus mengalahkan tim Celtics yang hanya kalah dua kali di playoff tahun ini dalam empat dari lima pertandingan. Celtics unggul 6-0 di laga tandang pascamusim ini.

Foto: Peter Casey – USA TODAY Sports