Wonderkid Liverpool Ini Mirip Cristiano Ronaldo Tapi Ditolak Everton

0
61
dinasty-poker

Wonderkid Liverpool Ini Mirip Cristiano Ronaldo Tapi Ditolak Everton

Gilabola.com – Wonderkid Liverpool, Curtis Jones, ternyata pernah ditolak Everton. Gara-garanya, dia dinilai terlalu sombong karena mengaku punya permainan mirip Cristiano Ronaldo.

Everton menolak Jones yang saat itu masih berusia enam tahun, karena ia membanding-bandingkan dirinya dengan Ronaldo.

Tiga belas tahun sebelum golnya membawa the Reds menang dalam derby Merseyside melawan Everton akhirnya mengatakan ‘tidak’ pada Jones karena khawatir dengan sikapnya yang ‘sombong’.

Jones saat ini dianggap sebagai salah satu talenta paling cerdas yang muncul dari akademi The Reds selama bertahun-tahun. Ada kemungkinan besar ia akan ikut membangun tim utama the Reds di masa depan.

Advertisement

berita bola
jadwal bola
Mimpi 4D
Mimpi 4D

Peluangnya untuk bermain di skuad utama asuhan Jurgen Klopp bahkan dimungkinkan makin meningkat musim depan, setelah ia baru tampil dalam delapan pertandingan sejauh musim ini. Apalagi, the Reds kemungkinan besar akan kehilangan Adam Lallana yang akan akhiri kontraknya di pengujung musim.

Wonderkid Liverpool berusia 19 tahun itu telah berhasil menunjukkan permainannya di panggung sepakbola senior. Ia membawa the Reds menang atas Everton – klub yang pernah menolaknya, di ajang Piala FA pada Januari lalu. Ia pula yang menyarangkan penalti yang menentukan saat skuad Klopp menang atas Arsenal di Piala Liga, Oktober silam.

Tapi menurut The Athletic yang dilansir thisisAnfield.com, semula ada kemungkinan Jones membela The Toffees, tapi rival sekota the Reds itu menolaknya karena – sebagai pemain muda, ia sudah berani menyamakan dirinya dengan CR7.

Walau disebut bocah yang ‘terlalu sombong’ hingga Everton malas merekrutnya, tapi the Reds tak khawatir dengan hal itu. Bahkan setelah pemain muda itu bermain di laga melawan Arsenal, Klopp mengakui gelandang itu ‘tak punya masalah dengan kepercayaan diri’. Pelatih asal Jerman itu menambahkan, Jones bahkan benar-benar tak alami kesulitan di area permainannya’. Inilah yang kemudian dinyatakan Klopp sebagai karakter yang jelas pemain remaja tersebut.

Tidak ada keluhan bahwa Jones telah menjadi pengaruh yang mengganggu, baik di akademi maupun skuad tim utama Klopp. Sebaliknya, ia telah memimpin U-23 musim ini, dan jelas sangat dihormati di Melwood.

Tampaknya, wonderkid Liverpool itu berhasil memanfaatkan sifat ‘sombongnya’ untuk keuntungan mereka, dengan komitmen Jones untuk memenuhi tuntutan sistem Klopp yang memungkinkan rasa percaya dirinya menjadi kualitas utama, bukan faktor negatif.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here