Wajah Baru Timnas Jerman

0
79
berita-bola-jerman.jpg
dinasty-poker

Berlin – Timnas Jerman menyonsong era baru setelah hancur-hancuran sepanjang tahun lalu. Die Mannschaft kini banyak diperkuat muka baru sebagai tulang punggung tim.

Sebagai juara bertahan, Jerman tampil buruk di Piala Dunia lalu karena tersingkir di fase grup setelah meraih satu kemenangan dan dua kekalahan. Bahkan menghadapi Korea Selatan di laga penentu saja, Jerman takluk dua gol tanpa balas.

Padahal Jerman masih membawa materi pemain yang relatif tak berubah sejak jadi juara dunia di Brasil. Tapi performa para pemain senior tersebut sangat-sangat mengecewakan. Hasil buruk itu pun turut kebawa saat Jerman tampil di UEFA Nations League.

Bergabung di Liga A Grup A bersama Belanda dan Prancis, Jerman cuma dua kali seri dan dua kali imbang dari empat laga. Mereka pun finis juru kunci dan harus terdegradasi ke Liga B. Benar-benar tahun 2018 yang mengecewakan dan ingin segera dilupakan Jerman.

Oleh karenanya menghadapi Kualifikasi Piala Eropa 2020 pekan ini, pelatih Joachim Loew melakukan perubahan besar-besaran dengan hanya membawa tiga pemain yang jadi bagian skuat juara dunia 2014, yakni Manuel Neuer, Toni Kroos, dan Mathias Ginter. Sementara nama-nama seperti Mats Hummels, Jeroma Boateng, Mesut Oezil, Mario Goetze, dan Thomas Mueller tak lagi dibawa.

Bahkan dari skuat Piala Dunia 2018 lalu, hanya sekitar 11-12 pemain yang dipertahankan dan sebagian besar juga masih minim caps. Itu artinya dari 23 pemain yang disiapkan untuk kualifikasi kontra Belanda di Amsterdam dan persahabatan kontra Serbia, sebagian besar adalah muka-muka baru.

Dari 23 nama itu, tiga adalah muka baru yakni bek kanan RB Leipzig, Lukas Klostermann, gelandang Werder Bremen Maximilian Eggestein, dan bek Hertha Berlin Niklas Stark. Lalu beberapa pemain dengan caps di bawah lima ada Serge Gnabry, Marcel Hastenberg, Nico Schulz, Jonathan Tah, dan Thilo Kehrer.

Selain tiga pemain senior yang dipertahankan, Loew juga akan mengandalkan nama-nama yang mulai mencuat di timnas seperti Leroy Sane (17 caps), Niklas Sule (16 caps), Leon Goretzka (19 caps), dan Ginter (19 caps).

“Era baru dimulai pada kualifikasi Piala Eropa 2020 dan perubahan penting dilakukan terkait hasil musim lalu,” ujar Loew seperti dikutip Sky Sports.

“Setelah Nations League selesai, kami pun berpikir seperti apa gaya main tim di kualifikasi ini, seperti apa wajah tim nanti di 2020,” sambungnya.

Kini dengan wajah-wajah baru tersebut, tentu menarik dinanti seperti apa penampilan Jerman.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here