Transfer Philippe Coutinho: Ketika Pemain Cadangan Barcelona Jadi Harapan Bayern

0
25
berita-bola-92
dinasty-poker

Kebijakan Bayern Munchen mendatangkan Philippe Coutinho mulai diragukan. Coutinho dianggap tidak lebih dari pemain yang akan mengisi bangku cadangan Barcelona.

Saga transfer Coutinho akhirnya tuntas ketika PSG mengumumkan peminjaman Coutinho selama satu musim dengan opsi pembelian permanen untuk 120 juta euro. Kepindahan ini tidak mengejutkan, mengingat Coutinho gagal membuktikan diri di Camp Nou.

Sejak meninggalkan Liverpool, Coutinho melewati satu setengah musim yang buruk bersama Barcelona. Dia gagal menyalin performa terbaiknya semasa membela The Reds. Coutinho dianggap sebagai pembelian gagal.

Penjualan Coutinho sudah diduga, tapi tetap saja nama Bayern mengejutkan. Mengapa begitu? Baca selengkapnya di bawah ini ya.

Benar Hebat?

Mantan pelatih timnas Jerman, Berti Vogts merupakan salah satu pihak yang meragukan kualitas Coutinho. Dia tidak yakin Coutinho yang sekarang pantas disebut sebagai pemain kelas dunia.

Bahkan, Vogts yakin Coutinho pergi karena tidak melihat peluang bermain di Barcelona. Bayern hanya klub pelarian Coutinho, bukan benar-benar pilihannya.

“Pada pandangan pertama, peminjaman Coutinho adalah kedatangan pemain baru yang hebat untuk Bundesliga,” buka Vogts kepada Goal internasional.

“Namun, saya ingin bertanya: mengapa pemain 27 tahun meninggalkan klub terbaik di dunia seperti FC Barcelona? Ya, sebab dia sudah tidak punya harapan untuk sukses di sana.”

Hanya Jadi Cadangan

Pendapat Vogts didasarkan pada performa Coutinho semusim terakhir. Dia yakin Coutinho yang sekarang hanya pantas menghangatkan bangku cadangan Barcelona, pemain seperti itulah yang didatangkan Bayern.

“Mungkin dia bukanlah pemain kelas dunia, tapi hanya pemain yang – mungkin di musim baru ini – hanya akan jadi pemain cadangan Barcelona,” tutup Vogts.

Bagaimanapun, Bayern adalah lembaran baru Coutinho untuk memulai lagi. Dia bisa memperbaiki kariernya jika mau bekerja keras dan menyesuaikan diri dengan sepak bola Jerman.

Sumber: Goal

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here