Tiga Alasan Barcelona Ogah Dikukuhkan Jadi Juara Liga Spanyol

0
46
Tiga Alasan Mengapa Barcelona Ogah Dikukuhkan Jadi Juara Liga Spanyol
dinasty-poker

Tiga Alasan Mengapa Barcelona Ogah Dikukuhkan Jadi Juara Liga Spanyol

Ada tiga alasan mengapa Barcelona ogah dikukuhkan sebagai juara Liga Spanyol, dengan kompetisi dihentikan lebih awal mengikuti contoh Liga Belgia kemarin.

Liga Belgia hari Jumat (3/4) mengejutkan Eropa dan seluruh dunia dengan keputusan mereka menghentikan liga dengan sisa satu pertandingan, serta mengukuhkan Club Brugge sebagai juaranya. Kini ide serupa muncul di Liga Spanyol. Bagaimana jika liga dihentikan di tengah jalan, dengan 11 pertandingan tersisa sampai akhir musim, dan kemudian gelar juara diberikan kepada Barcelona yang tengah memimpin klasemen?

Ide ini ditolak oleh Blaugrana. Rupanya ada tiga alasan penolakan Barcelona ini. Pertama, ada potensi kehilangan uang sebesar Rp 297 Milyar dari uang tiket laga-laga kandang tersisa di Camp Nou. Alasan kedua adalah, ada uang Rp 2,9 Trilyun dari siaran televisi yang dipertaruhkan Sebagian besar uang itu sudah masuk ke kas Barca, namun masih ada bagian cukup besar, kurang dari satu Trilyun lagi, belum dibayarkan saat musim Liga Spanyol ini terhenti pada pekan pertama Maret 2020.

Alasan ketiga adalah ada duit bonus sebesar Rp 360 Milyar yang akan diterima Lionel Messi dan kawan-kawan selaku pemain skuad utama Barca jika mereka meraih gelar juara Liga Spanyol. Belum jelas apakah bonus akan diberikan jika musim dihentikan di tengah jalan dan gelar juara diberikan kepada tim asuhan Quique Setien tersebut. Kan juara? Ya tapi duit tiket hilang untuk sisa musim. Bonus mau dibayarkan dari mana?

Jadi, sudah jelas bahwa apa pun kondisi dari Liga Spanyol musim ini, entah segera dilanjutkan atau menunggu sampai Juli, Barca dan juga tim lain di kompetisi yang sama, akan menolak untuk mengakhiri musim di tengah jalan seperti yang ditempuh Liga Belgia. UEFA sendiri sudah mendesak para anggotanya untuk menyelesaikan musim di atas lapangan hijau, bukan di ruang rapat. Otoritas bola Eropa itu mengancam, asosiasi bola anggotanya yang tidak menyelesaikan musim secara sepantasnya tidak akan diloloskan ke Liga Champions dan Liga Europa musim depan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here