Son Heung-min Ngegas Saat Disemprot Lloris, Kapten Tottenham Murka

0
6
Son Heung-min Ngegas Saat Disemprot Lloris, Kapten Tottenham Murka
dinasty-poker

Son Heung-min Ngegas Saat Disemprot Lloris, Kapten Tottenham Murka
Son Heung-min Ngegas Saat Disemprot Lloris, Kapten Tottenham Murka

BeritaBola99.com – Son Heung-min terlalu ngegas saat diperingatkan oleh sang kapten Tottenham Hugo Lloris. Itulah alasan penjaga gawang Prancis tersebut hampir saja memukul wajah Son saat istirahat turun minum laga tadi malam melawan Everton. Lihat.

Tottenham Hotspur menang 1-0 atas Everton tadi malam, tapi minimnya jumlah serangan dari kedua tim menyebabkan fokus pembahasan laga pekan ke-33 Liga Inggris tersebut berpusat pada perkelahian Son Heung-min dan Hugo Lloris, yang hampir saja terjadi pada akhir babak pertama.

Hanya selang beberapa detik setelah peluit wasit untuk mengakhiri paruh pertama pertandingan tersebut, kapten Spurs itu berlari mendekati Son Heung-min dan melontarkan sejumlah – entah apa – tapi yang pasti juga menyebabkan sang striker Korea Selatan itu bangkit emosinya. Tiga pemain terlibat untuk memisahkan keduanya. Giovani Lo Celso – yang tembakannya pada babak pertama berujung gol bunuh diri Michael Keane – serta Moussa Sissoko dan Herry Winks.

Seperti bisa Anda lihat dari cuplikan adegan itu di bawah ini, terlihat bahwa Hugo Lloris tidak bahagia gawangnya hampir kebobolan dan ia sepertinya berteriak kepada Son untuk mengerjakan tugasnya dengan baik. Tapi sang striker Tottenham Hotspur itu malah nyolot balik dan ngegas, yang menyebabkan sang kapten tim tidak terima serta mengejar Son Heung-min, sesaat sebelum masuk ke dalam terowongan kamar ganti. Perhatikan gerakan tangan dan bahasa tubuh Son.

Dari angle yang berbeda. Lihat betapa bernafsunya sang kiper Prancis mau menerjang rekannya tersebut. Rupanya semua terjadi gara-gara Son Heung-min ngegas atau nyolot saat diberitahu kesalahannya. Sang striker Korea Selatan bersalah membiarkan bola dicuri oleh Yerry Mina, yang kemudian diteruskan ke Richarlison dan hampir saja menjadi gol Everton yang menyamakan skor 1-1 pada detik-detik terakhir babak pertama.

Tapi adegan ini sudah selesai saat 90 menit selesai. Raihan tiga poin menyebabkan perdamaian terjadi antara Son dan Lloris.

Hebatnya lagi Jose Mourinho hanya tertawa melihat adegan ini. Ia memuji adegan yang nyaris berubah menjadi perkelahian tadi sebagai bukti “passion” di antara anak buahnya untuk meraih tiga poin dari tamunya, Everton.

“Baguslah [kalau benar berkelahi],” tukas Mourinho pada jumpa pers pasca pertandingan Tottenham vs Everton itu. “Mungkin itu konsekuensi dari pertemuan kami (internal Spurs), dan jika Anda hendak mencari kambing hitam maka salahkan saya saja. Karena saya sangat kritis terhadap para pemain saya bahwa mereka tidak cukup kritis satu sama lain.”

“Saya minta mereka untuk lebih banyak menuntut [terhadap rekan setim], minta yang lain tampil lebih bagus lagi, untuk memberi tekanan pada rekan satu timnya, untuk memberikan segalanya pada siapa saja. Dan ada situasi pada akhir babak pertama di mana pemain favorit semua orang, Son, pemain yang sangat bagus teamworknya [menerima omelan], sang kapten merasa dia harusnya bisa bekerja lebih keras pada menit terakhir paruh pertama.”

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here