Sensi Tidak Takut Berkompetisi Dengan Eriksen di Inter

0
71
Sensi Tidak Permasalahkan Persaingan Dengan Eriksen
dinasty-poker
Sensi Tidak Permasalahkan Persaingan Dengan Eriksen

Gilabola.com – Gelandang muda Inter Milan, Stefano Sensi mengaku dirinya tidak merasa khawatir dengan keharusan berkompetisi dengan Christian Eriksen untuk mendapatkan tempat di lini tengah I Nerazzuri.

Pemain yang statusnya masih sebagai pemain pinjaman dari Sassuolo tersebut memang sempat mengalami start yang sangat bagus dengan Inter. Namun beberapa kali cedera membuatnya mulai kehilangan banyak menit bermain bagi klub asuhan Antonio Conte itu.

Situasi semakin sulit setelah pada bulan Januari kemarin, I Nerazzurri berhasil mendaratkan Eriksen dari Tottenham Hotspur. Sadar harus bertarung dengan gelandang Denmark itu tidak membuat Sensi merasa khawatir karena persaingan dalam tim adalah hal yang penting menurut pemain berusia 24-tahun itu.

“Tidak, tim yang hebat harus memiliki kompetisi untuk tiap posisi. Christian telah bermain di level yang tertinggi, dia sudah dan akan memberikan kami banyak bantuan,”ujar Sensi kepada La Repubblica.

Sensi Ingin Meningkatkan Visi Bermainnya

Sensi sendiri justru merasa semakin termotivasi dengan persaingan yang dialaminya itu, terbukti dari keinginan kuatnya untuk meningkatkan beberapa aspek dari permainannya terutama mengenai visi. Menurut pemain timnas Italia itu meski hal itu merupakan sesuatu yang sangat sulit untuk dilatih namun dia akan berusaha keras agar mampu melakukannya.

“Aku ingin meningkatkan visi bermainku, kemampuan untuk melihat dengan cepat untuk mengetahui permainan dan membuat keputusan yang tepat. Hal itu sangatlah sulit untuk dilatih, tapi aku sedang berusaha melakukannya.”

Sang pemain sendiri saat ini memang tetap berlatih terutama karena dia sendiri baru saja pulih kembali dari cedera. Metode latihan yang dia coba lakukan sendiri di rumah sebenarnya tidak terlalu berbeda kecuali jika berlatih bersama di klub, dia dan rekan-rekannya akan bisa berlatih dengan bola.

“Program latihan serupa dengan yang kami lakukan di Pinetina, kami berusaha membuat detak jantung kami tetap tinggi. Perbedaannya terletak pada bola, yang aku tidak pernah sentuh. Beberapa rekan saya tetap berusaha berlatih dengan bola di rumah mereka. Aku tidak menyukainya, hal itu tidaklah masuk akal bagiku,” tambah sang gelandang.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here