Ronaldo Hangat dan Penuh Terima Kasih, Messi Dingin Tapi Berbakat

0
30
Ronaldo Hangat dan Penuh Terima Kasih, Messi Dingin Tapi Berbakat
dinasty-poker

Ronaldo Hangat dan Penuh Terima Kasih, Messi Dingin Tapi Berbakat

Gilabola.com – Cristiano Ronaldo lebih hangat dan tahu cara menyenangkan orang lain, tapi Messi lebih berbakat di atas lapangan bola meski secara kepribadian lebih dingin dan berjarak, kata wasit ini.

Mark Clattenburg adalah wasit Liga Inggris yang juga pernah menjadi pengadil pada beberapa pertandingan penting di level UEFA dan FIFA, di antaranya final Liga Champions 2016 dan juga final Euro 2016.

Sang wasit yang kini sudah berusia 45 tahun itu menceritakan pengalamannya menjadi pengambil keputusan di atas lapangan bola bersama sejumlah pemain bintang. Apa yang menonjol dari Cristiano Ronaldo adalah kemampuannya membalikkan situasi saat timnya dalam situasi tertinggal dan mengubah permainan dalam sekejap. Hal ini terjadi saat CR7 menjadi pemain Manchester United di Liga Inggris, dan juga saat ia bermain bagi Real Madrid di kompetisi Eropa.

Clattenburg terkesan saat ia menaiki tangga untuk menerima medali kehormatan usai memimpin final Liga Champions tahun 2016, sang bintang Portugal itu menjawil dan berusaha memeluknya. Ia melihatnya sebagai sebuah ekspresi penghargaan yang menyentuh hatinya.

Begitu juga usai sebuah pertandingan, sang wasit kelahiran 13 Maret 1975 itu menerima kenang-kenangan satu jersey dengan tanda tangan Ronaldo. Seingat Clattenburg, ia tak pernah memberi mantan pemain Sporting CP itu kartu kuning atau kartu merah. Dengan nada bercanda, ia mengira itu alasan Ronaldo begitu baik padanya.

Messi Sangat Berbakat Tapi Dingin Saja

Sementara itu untuk Lionel Messi, pujiannya lebih meriah lagi. Menurutnya, dalam sebuah pertandingan tugasnya adalah mengawasi bola. Namun jika La Pulga tengah mengolah bola di atas lapangan, bahkan wasit pun bisa kehilangan jejak pada bola, saking cepatnya gerakan sang pemain Barcelona. “Jadi, bayangkanlah betapa sulitnya menjadi pemain bertahan kubu lawan,” kata sang wasit.

Sang pemain Argentina juga mengubah caranya memimpin dan menganalisa pertandingan. Dengan Messi sangat berbakat dalam menggiring bola, pemain lawan cenderung menjatuhkannya agar tidak berujung gol, entah dengan menjegal kakinya atau dengan menghantam menggunakan bagian atas tubuh.

Berbeda dengan Ronaldo yang pernah memeluknya atau memberinya jersey dengan tanda tangannya, Messi tidak pernah memiliki kontak sehangat itu dengan Clattenburg. “Begitulah [kepribadian] dia [dingin dan berjarak]. Tapi sebagai wasit Anda tidak sabar untuk segera berbagi lapangan dengan Messi karena pertandingan itu akan sangat istimewa,” katanya.

Ada tiga pemain bintang lain yang dibahas oleh wasit Inggris ini, yakni Luis Suarez, Vincent Kompany dan Gary Speed. Untuk kasus sang pemain Uruguay itu, yang kini masih cedera di Barcelona, ia dikenal suka memaki dalam bahasa Spanyol. Tidak mau kalah set dan selaku wasit internasional, Clattenburg membalas makian tadi beberapa kali, juga dalam bahasa Spanyol. “Dia punya sisi kotor seperti Diego Costa, tapi juga berbakat,” tegasnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here