Poulsen dan Sabitzer Pastikan Tak Dimarahi Soal Rambut di RB Leipzig

0
29
Poulsen dan Sabitzer Pastikan Tak Dimarahi Soal Rambut di RB Leipzig
dinasty-poker

Poulsen dan Sabitzer Pastikan Tak Dimarahi Soal Rambut di RB Leipzig

Gilabola.com – Satu gol dan dua assist dari Yussuf Poulsen, serta satu gol dan satu assist dari Marcel Sabitzer pada laga Liga Jerman tadi malam, memastikan mereka tidak kena marah soal rambut lagi di RB Leipzig seperti kejadian Januari 2020 lalu.

Seperti kita sudah tahu RB Leipzig menang 5-0 atas tuan rumah Mainz dalam laga pekan ke-27 Bundesliga pada Minggu (24/5) malam. Tiga dari lima gol itu disumbangkan oleh target transfer Liverpool, Timo Werner, dengan dua gol sisanya masing-masing satu oleh Poulsen dan Sabitzer.

Kedua pemain yang disebut terakhir ini juga mencatatkan assist, masing-masing dua oleh Yussuf Poulsen (untuk gol ketiga dan kelima Leipzig) serta satu oleh Sabitzer (untuk gol kedua). Performa hebat dari kedua pemain ini memastikan mereka tidak lagi dimarahi untuk urusan rambut berkuncir yang mereka kenakan.

Pada akhir Januari 2020 lalu Yussuf Poulsen bersama dengan delapan pemain lain, termasuk Christopher Nkunku dan Patrik Schick, kena marah klub setelah mendatangkan tukang cukur rambut selebritis asal London, Sheldon Edwards, sebelum laga Bundesliga di Eintracht Frankfurt. Masalahnya, mereka kalah 2-0 oleh tim yang pada hari Sabtu (23/5) ini kembali kalah 5-2 di tangan Bayern Munchen dan menduduki urutan 14 klasemen Liga Jerman. Jika tidak kalah mungkin ceritanya bakal berbeda.

Pelatih klub Julian Nagelsmann mempertanyakan motivasi para pemainnya, apakah mereka sungguh-sungguh ingin menang dan merebut gelar juara Bundesliga musim ini. Bukan hanya sang pelatih, Ralf Rangnick yang adalah direktur urusan sport dari grup Red Bull yang menjadi pemilik dari RB Leipzig juga menyebut tindakan itu sebagai “dekaden” atau sesuatu yang tidak pantas.

“Saya berani bertaruh 100.000 euro bahwa para pemain kami tidak akan mengundang tukang cukur terkenal yang diterbangkan dari Inggris untuk menata rambut mereka di sebuah hotel,” kata Ralf Rangnick dengan penuh kemarahan kepada wartawan, akhir Januari itu. “[Tapi] saya akan kehilangan taruhan 100.000 euro itu [karena ternyata mereka jadi mengundang si tukang cukur]. Kekalahan 2-0 sudah cukup menjengkelkan, kisah tukang cukur [yang didatangkan ke hotel] membuat saya tertegun. Itu dekaden.”

Kekalahan 2-0 di tangan Eintracht Frankfurt menyebabkan mereka kehilangan tiga poin yang sangat berharga dalam usahanya mengejar Borussia Dortmund dan Bayern Munchen di puncak klasemen. Bahkan hari ini usai kemenangan 5-0 atas Mainz, Die Roten Bullen hanya berada di posisi ketiga klasemen Bundesliga dengan 54 poin, tiga poin saja di bawah BVB (57) dan tujuh poin di bawah FCB (61). Dengan pertandingan Liga Jerman sudah memasuki pekan 27, hanya tersisa tujuh laga lagi sampai akhir musim.

Klub bermarkas di kotaLeipzig, bekas wilayah Jerman Timur, itu terlalu banyak mencatatkan hasil imbang, yang mempengaruhi posisi mereka di klasemen. Sejak peristiwa kena marah gara-gara tukang cukur selebritis akhir Januari 2020, mereka sudah lima kali draw dari sembilan pertandingan. Itu berarti kehilangan setidaknya 10 poin sendiri dari seharusnya 15 poin yang bisa direbut.

Tapi kini setidaknya mereka berdua yang memiliki rambut dikuncir itu tidak kena marah klub. Poulsen menyumbangkan satu gol dan dua assist, sementara Sabitzer satu gol dan satu assist. Pemberi assist untuk gol keempat Die Roten Bullen tadi malam, Kevin Kampl juga berkuncir. Besok-besok nama klub kita ubah jadi Rambut Berkuncir (RB) Leipzig.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here