Pertaruhan 6 Trilyun Rupiah Real Madrid, Bagaimana Hasilnya?

0
26
Pemain Muda Real Madrid
dinasty-poker

Pemain Muda Real Madrid
Pemain Muda Real Madrid

BeritaBola99.com – Sepuluh tahun telah berlalu sejak Real Madrid mendatangkan Sergio Canales dengan biaya enam juta euro, mengawali kebijakan transfer baru yang berfokus pada talenta muda. Bagaimana hasilnya?

Musim panas lalu, Real Madrid menandatangani rekor baru transfer enam pemain di bawah usia 21 tahun. Selanjutnya, bisa jadi Eduardo Camavinga yang berusia 17 tahun atau Erling Haaland yang berusia 19 tahun.

Strategi Jangka Panjang Real Madrid

Ini adalah strategi yang telah berlangsung selama 10 tahun terakhir untuk mendatangkan pemain muda ke Estadio Santiago Bernabeu. Alasan kenapa Madrid berinvestasi ke talenta mudan diataranya karena faktor biaya. Salah satun penyebabnya adalah booming nilai transfer sejak Neymar meninggalkan Barcelona ke Paris Saint-Germain.

Total investasi Los Blancos sepanjang 10 tahun ini telah mencapai total 438,8 juta euro atau sekitar 6 trilyun rupiah lebih, Rp 1,9 trilyun telah kembali ke kantong Madrid.

Melihat keberhasilan kebijakan tersebut, Real Madrid kini diperkuat oleh pemain muda yang menjanjikan untuk tumbuh sampai mereka menjadi pemain kunci.

Namun kini menjadi lebih rumit dalam beberapa tahun terakhir bagi beberapa klub, ketika nilai transfer pemain menjadi lebih dari 40 juta euro atau sekitar 640 milyar rupiah. Real Madrid beruntung, nilai transfer Raphael Varane (2011), Casemiro, Dani Carvajal atau Isco (2013) dan Marco Asensio atau Fede Valverde (2016) justru menunjukkan nilai transfer enam pemain kunci yang semuanya berharga kurang dari 480 milyar rupiah.

Contoh terbaik dari semua 24 pemain adalah Marco Asensio, yang juga dikejar oleh Barcelona dan bergabung sebagai pemain berusia 18 tahun dengan hanya 56 milyar rupiah dari Real Mallorca. Setelah setahun dipinjamkan ke Espanyol, ia masuk ke tim utama. Seperti halnya Fede Valverde, yang juga membutuhkan waktu untuk berkembang sebelum tembus tim utama.

Casemiro, Carvajal dan Isco semuanya lahir pada tahun 1992, Varane pada tahun 1993 dan mereka semua bermain di level teratas di liga-liga penting sebelum menandatangani kontrak dengan Real Madrid.

Isco adalah yang paling mahal dalam lima tahun pertama dari program Real Madrid ini dengan nilai 485 milyar rupiah, tapi dia sudah menjadi bintang yang mapan saat ini. Semua empat pemain itu sangat penting karena ikut membantu memenangkan empat trofi Liga Champions dalam lima tahun terakhir.

Yang terbaru di Mei 2017, ketika Real Madrid mendatangkan Vinicius Junior, saat itu Madrid telah menghabiskan 300 juta euro secara keseluruhan dalam program talenta muda, sudah lebih dari 75 persen dari total 6 trilyun sejak 2010 dan kini Vinicius nilainya sudah jauh lebih mahal.

Bintang Masa Depan Los Blancos

Masih terlalu dini untuk mengevaluasi kesepakatan-kesepakatan transfer tersebut, seperti halnya dengan Luka Jovic (60 juta euro), Eder Militao (50 juta euro), Rodrygo Goes (45 juta euro), Reinier Jesus (30 juta euro), Vinicius (45 juta euro) dan Brahim Diaz (17 juta euro). Semua pemain ini menandatangani kontrak untuk masa depan, bukan masa kini, sementara Reinier bahkan belum melakukan debut dan akan dipinjamkan musim depan.

Andriy Lunin (8,5 juta euro) belum pernah bermain tetapi akan menjadi penjaga gawang pilihan kedua musim depan.

Mereka datang … Dan mereka pergi, tidak setiap penandatanganan berjalan lancar dan beberapa dari mereka sudah pergi, seperti Mesut Ozil, yang bermain selama tiga musim dan dulu dijual untung (29 juta euro).

Mateo Kovacic adalah pemain lain yang tinggal di Madrid selama tiga musim sebelum pergi ke Chelsea dengan harga yang jauh lebih mahal dibandingkan saat datang, Real Madrid untung 270 milyar rupiah kala itu.

Satu pemain yang tidak menguntungkan adalah Theo Hernandez, yang bergabung dari Atletico Madrid, ia bertahan satu musim dan kemudian dipinjamkan ke Real Sociedad sebelum akhirnya dijual rugi enam juta euro pada musim panas berikutnya.

Menghasilkan beberapa pemain belum membuktikan nilai sejati mereka, meskipun tampak seperti talenta yang akan bisa mendominasi permainan selama bertahun-tahun yang akan datang.

Contoh terbaik adalah Dani Ceballos dan Martin Odegaard, keduanya adalah starter reguler sementara dipinjamkan. Ceballos kesulitan untuk tampil di bawah Zinedine Zidane, tetapi bakatnya tidak perlu dipertanyakan.

Pinjaman selama empat tahun, Odegaard akan menjadi pilihan penting bagi Real Madrid, apakah itu pada tahun 2020 atau 2021. Takefusa Kubo, yang bergabung secara gratis, dan Alberto Soro, yang menelan biaya 2,5 juta euro, belum menunjukkan potensi penuh mereka.

Investasi Gagal

Di sisi lain, ada pemain yang gagal memenuhi harapan, seperti Sergio Diaz, yang disebut  Sergio Aguero-nya Paraguay, bergabung dengan biaya murah lima juta euro pada 2016 dan hingga kini tetap dipinjamkan.

Lucas Silva bergabung pada Januari 2015, namun ia pergi musim panas lalu, sekarang bermain untuk Gremio.

Jesus Vallejo terus berjuang dengan cedera dan sekarang dipinjamkan ke Granada setelah masa peminjaman yang gagal di Wolves awal musim ini, dan kemungkinan pergi musim panas nanti.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here