Pemain Liverpool Stres Tak Kunjung Juara, Disuruh Nafas Pakai Perut

0
37
dinasty-poker

Pemain Liverpool Stres Tak Kunjung Juara, Disuruh Nafas Pakai Perut

Para pemain Liverpool rupanya stres setelah mereka tidak kunjung dikukuhkan menjadi juara Liga Inggris gara-gara peristiwa wabah Covid-19 yang melanda Eropa dan seluruh dunia saat ini.

Padahal skuad asuhan Juergen Klopp itu sudah unggul sangat jauh, 25 poin di atas sang juara bertahan Manchester City. Belum pernah ada selisih sebesar ini dalam sejarah Liga Inggris. Tapi kini rekor itu terancam tidak akan pernah tercapai setelah situasi buruk yang melanda Inggris dan Eropa selama tiga pekan terakhir tidak menunjukkan tanda-tanda akan berakhir.

Apalagi penghuni media sosial hobi banget meledek para pemain Liverpool, mengatakan bahwa gelar juara Liga Inggris yang sudah mereka nanti-nantikan selama 30 tahun itu, mungkin tidak akan pernah datang. Bisa dibayangkan kan bagaimana stres yang dialami para pemain Liverpool.

Untuk itu manajemen Liverpool memberikan saran kesehatan mental kepada para pemain mereka, memberi tahu mereka bahwa apa yang akan terjadi dengan gelar juara Premier League berada di luar kendali mereka. Para pemain harus fokus sepenuhnya pada upaya untuk meminimalkan tingkat infeksi virus itu.

Advertisement

berita bola
jadwal bola
Mimpi 4D
Mimpi 4D

Psikolog olahraga Liverpool Lee Richardson memberikan tips bagaimana cara bernapas secara benar kepada skuad asuhan Juergen Klopp itu untuk meredakan tingkat kecemasan dan memperingatkan mereka untuk tidak memposting apa pun di media sosial, yang bisa dinilai sebagai sesuatu yang tidak sensitif pada penderitaan banyak orang.

“Apa yang terjadi dengan keputusan Liga Inggris atau langkah selanjutnya yang diambil untuk menghadapi virus, berada di luar kendali kita. Yang dapat kita kontrol adalah perilaku dan respons kita guna menjaga tingkat infeksi pada level paling aman,” kata Richardson dikutip dari dailymail.co.uk.

“Fokuskan perhatian pada hal-hal yang dapat dikendalikan dan pasrah menerima hal-hal yang tidak dapat kita kendalikan, misalnya Liga Inggris dan respons pemerintah. Kita memberi diri kita peluang terbaik untuk mengatasi tantangan psikologis dengan mempertahankan perspektif. Seperti yang dikatakan manajer, sepak bola bukanlah hal yang paling penting. Kesehatan dan keselamatan kita semua jauh lebih penting.”

Sebelum ini, wabah Covid-19 ini memicu penangguhan Liga Inggris dan juga liga-liga lainnya di Eropa, Liverpool tengah memimpin 25 poin di puncak klasemen Premier League, di atas Manchester City. Penantian 30 tahun mereka tampaknya akan segera berakhir.

Lee Richardson, yang merupakan mantan manajer Chesterfield dan Watford, serta pernah menjadi pemain Blackburn Rovers dan Oldham, merekomendasikan memulai setiap hari dengan pernapasan diafragma jika mereka merasa cemas.

“Seperti yang Anda ketahui, menyikat gigi secara teratur meningkatkan kesehatan gigi dan dengan cara yang sama pernapasan diafragma yang baik meningkatkan kesehatan mental,” kata Richardson.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here