Mengapa Manchester United-nya Solskjaer Idamkan Paulo Dybala?

0
17
berita-bola91
dinasty-poker

Dalam empat hari terakhir Paulo Dybala secara mengejutkan muncul sebagai target terbaru Manchester United. Baik Juventus maupun Manchester United tak menampik atau membantah ketika ditanya mengenai rumor transfer tersebut.

Aktivitas Manchester United di bursa transfer musim panas sejauh ini bisa dibilang adem ayem. Akhir-akhir ini, mereka sejatinya lebih banyak dikaitkan dengan Harry Maguire, namun munculnya nama Dybala sebagai salah satu target terbaru berpotensi mengakhiri periode adem ayem itu.

Pelatih Manchester United Ole Gunnar Solskjaer memang fokus menambah kualitas di dalam skuadnya menyongsong musim baru. Dua nama sudah mereka amankan, yakni Aaron Wan-Bissaka dan Daniel James. Dan Juventus secara jelas memiliki pemain yang sangat diidamkan oleh Solskjaer dan kebetulan bisa dikatakan tak lagi krusial di tubuh Bianconeri.

Sejak Cristiano Ronaldo tiba ke Turin musim panas tahun lalu, Dybala memang kesulitan mendapatkan kesempatan bermain reguler karena ia dianggap bukan lagi pilihan utama di lini serang Si Nyonya Tua. Dan setelah satu musim yang tak begitu bagus, Manchester United muncul dan siap berinvestasi dan mengembalikan Dybala di performa terbaiknya.

Bagaimana Musim Dybala di Juventus?

Melihat kembali kampanye di musim 2016-2017, Dybala adalah salah satu bintang Serie A. Pemain asal Argentina tersebut mencetak 21 gol dan membuat delapan assist untuk rekan setimnya. Di antara keunggulan Dybala adalah dari sisi kreativitas dan memberikan ancaman lewat umpan dan dribelnya.

Musim selanjutnya juga berjalan indah bagi Dybala. Pemain 25 tahun tersebut mencetak 26 gol di semua kompetisi dan membuat tujuh assist. Dalam perannya, Dybala bermain di posisi free role yang menjadi pusat kreativitas tim terutama di area serangan, sedikit di belakang penyerang utama. Hanya Mauro Icardi dan Ciro Immobile, dua pemain di musim itu yang memiliki rata-rata gol dan assist lebih baik daripada Dybala.

Melihat bagaimana performanya di tahun itu, banyak yang menyebut bahwa Dybala memiliki tugas yang hampir mirip seperti Lionel Messi di Barcelona. Memiliki lebih banyak sentuhan bola, membuka ruang, menemukan ruang, dan melepas tembakan demi tembakan ke gawang. Dybala rata-rata melepas 3,97 tembakan setiap 90 menit di Serie A musim itu.

Posisi di mana Dybala melepas tembakan musim 2017-2018. (c) Wyscout

Posisi di mana Dybala melepas tembakan musim 2017-2018. (c) Wyscout

Rata-rata melepas 3,97 tembakan setiap 90 menit milik Dybala tersebut hanya kalah dari empat pemain saja di Serie A. Bagaimana bila dibandingkan dengan Premier League? Musim lalu, pemain yang paling banyak melepas tembakan per 90 menit adalah Sergio Aguero dengan 3,81 tembakan, berdasarkan pemain yang bermain setidaknya 1000 menit.

Ronaldo Datang, Dybala Bukan Lagi Pilihan

Namun, begitu Ronaldo datang dan menjadi tumpuan serangan, Juventus mengubah cara menyerang mereka dan bermain lebih banyak lewat umpan silang, demi memaksimalkan kemampuan udara Ronaldo. Musim lalu, Juventus melepas 795 umpan silang, nomor dua terbanyak di Serie A musim lalu, jauh lebih banyak dibandingkan musim sebelumnya yang hanya melepas 594 umpan silang.

Perubahan itu mempengaruhi Dybala. Pemain Argentina tersebut jarang bermain, jarang melakukan dribel, jarang melepas tembakan, dan hanya membuat 11

Namun pada akhirnya, kualitas Dybala sama sekali tak berubah meskipun dari hasil akhir terlihat penurunan. Di usianya yang masih muda, dia masih memiliki waktu untuk kembali dan berada di usia terbaiknya. Sayangnya, di Juventus dia bermain dengan seorang superstar yang bisa jadi pembeda.

Bagaimana Manchester United Bisa Tertarik?

Melihat bagaimana Ole Gunnar Solskjaer lebih sering bermain dengan formasi 4-2-3-1 di pramusim, adalah menjadi masuk akal bila ia menginginkan Dybala sebagai pemain nomor 10 yang bermain di belakang Marcus Rashford. Duet Dybala dan Rashford diyakini akan saling menguntungkan karena keduanya memiliki gaya bermain yang berbeda dalam membongkar pertahanan lawan.

Dybala kerap membongkar pertahanan lawan dengan melakukan dribel, membangun serangan dari tengah, dan juga melepas tembakan jarak jauh. Sementara Rashford lebih sering membongkar pertahanan lawan dengan kecepatan larinya.

Bagaimana gaya Rashford bermain itu tentu akan membuat bek-bek lawan untuk lebih sering untuk berada dekat dengan dia. Nah, inilah yang memberikan Dybala kesempatan untuk memiliki ruang dan melepas tembakan.

Menariknya, kemampuan Dybala bukan hanya soal mengemban tanggung jawab dalam urusan gol. Mantan pemain Palermo tersebut juga tak akan sungkan bila diserahi tanggung jawab sebagai pusat kreativitas tim karena di tiga atau empat musimnya di Juventus ia juga kerap bermain sebagai playmaker.

Ronaldo mungkin sudah membatasi pengaruh Dybala di lini serang Juventus, tapi mengingat ruang yang mungkin akan dimilik Dybala di Manchester United, Dybala diyakini bisa kembali ke performa terbaiknya. Apalagi dukungan penuh ada di sekitar Dybala, di mana para pemain dengan kecepatan tinggi seperti Rashford, Anthony Martial, Jesse Lingard, hingga Daniel James yang akan mengalihkan konsentrasi dan menciptakan ruang bermain Dybala dengan semakin luas.

Secara keseluruhan, Dybala adalah talenta dengan bakat yang luar biasa yang tak lagi memiliki tempat untuk menunjukkan kemampuannya di Juventus. Ketertarikan dari Manchester United sangat beralasan karena selama ini gaya bermain mereka cenderung monoton dan tergantung pada Paul Pogba dan Marcus Rashford.

Dan melihat bagaimana Dybala sebelumnya bisa begitu berpengaruh di Juventus sebelum musim lalu ketika ditugaskan untuk mencetak gol, menciptakan peluang dan berkontribusi untuk permainan timnya, Ole Gunnar Solskjaer memiliki harapan besar. Memiliki Dybala akan membantunya menciptakan lebih banyak skema permainan karena kemampuan Dybala bermain di beberapa posisi di lini serang.

Jadi, bagaimana Bolaneters? Apakah Paulo Dybala adalah puzzle terakhir yang dibutuhkan Manchester United-nya Solskjaer? Tulis pendapat kalian di kolom komentar yang sudah disediakan ya!.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here