Melihat ‘Allegri Mode’ dan ‘Sarriball’ Bersatu di Juventus Musim Depan

0
34
berita-bola99
dinasty-poker

Pelatih baru Juventus, Maurizio Sarri, mengaku tidak akan langsung menerapkan skema bawaannya secara utuh. Malah sebaliknya, pria berumur 60 tahun tersebut ingin mempertahankan karakteristik yang telah dibangun oleh nahkoda sebelumnya, Massimiliano Allegri.

Seperti yang diketahui, Maurizio Sarri diangkat sebagai pelatih baru Juventus pada pekan lalu. Mantan pelatih Chelsea itu menggantikan Massimiliano Allegri yang secara mengejutkan memutuskan hengkang pada bulan Mei lalu.

Tak bisa dimungkiri, keduanya adalah pelatih dengan kualitas yang hebat. Mereka pernah bersaing ketat memperebutkan scudetto, tepat saat Sarri masih menukangi Napoli dulu. Namun, Juventus tetap bisa keluar sebagai pemenang.

Satu hal yang bisa dilihat dari keduanya adalah skema terapannya. Publik memberikan label ‘Sarriball’ untuk strategi bawaan Sarri dan ‘Allegri Mode’ kepada taktik Allegri. Karakteristiknya sendiri terbilang cukup berbeda.

‘Sarriball’ mengutamakan permainan menyerang dengan operan cepat, dan sempat dilabeli sebagai tiki-taka yang vertikal. Sementara skema bawaan Allegri sendiri seringkali mengalami perubahan di tengah laga mengikuti apa yang diterapkan oleh pelatih lawan.

Kedua pelatih tersebut memiliki gaya tersendiri, tapi Sarri enggan menghapus karakteristik Allegri. Oleh karena itu, ia ingin mencoba memadukan strateginya dengan warisan dari mantan pelatih AC Milan tersebut.

“Saya ingin tim ini mempertahankan karakteristik milik Max, karena timnya memberikan kesan bahwa anda bisa melampaui mereka pada satu masa permainan, lalu secara tiba-tiba memberikan kesan yang berbeda, bahwa anda akan kalah,” tutur Sarri kepada Juventus TV.

Beban Berat Menanti

11 gelar yang dipersembahkan Allegri tentu bukan pencapaian yang sembarangan. Apalagi Allegri datang dengan keraguan di benak publik. Tapi, pada musim perdananya, ia berhasil mempersembahkan gelar yang bahkan jauh lebih baik dari pendahulunya, Antonio Conte.

Pencapaian itu kemudian menjadi standar bagi Sarri di Juventus. Mau tidak mau, setidaknya ia harus menyamai catatan tersebut. Sarri sadar, tapi tidak ingin menjadikan itu sebagai beban untuk dirinya serta para pemain.

“Kemenangan selalu menjadi hasil dari pekerjaan anda. Saya punya warisan berat yang harus diikuti, karena klub ini telah memenangkan banyak hal. Akan sulit untuk mengulangi hasil lima tahun sebelumnya di lima tahun berikutnya,” tambahnya.

“Namun, kami harus mencoba melupakan semua tanggung jawab ini, bersenang-senang dan menghibur sembari memperpanjang rentetan kemenangan ini dan meraskan bermain di Eropa seperti biasanya,” tandasnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here