Liverpool Kalah Lawan Pemain Sendiri Soal Nasib Karyawan

0
18
Liverpool Kalah Lawan Pemain Sendiri Soal Nasib Karyawan
dinasty-poker

Liverpool Kalah Lawan Pemain Sendiri Soal Nasib Karyawan

Gilabola.com – Liverpool akhirnya kalah lawan pemain klub Liga Inggris itu sendiri yang sengit membela nasib karyawan mereka.

Liverpool kemarin sangat kontras jika dibandingkan Manchester United yang banjir pujian saat The Reds malah dikecam. Dikritik para pemain, mantan pemain dan suporter, manajemen klub akhirnya batal mengambil skema furlough yang dinilai merugikan karyawan.

Skema furlough merupakan cara pemerintah Inggris untuk membantu klub-klub Premier League yang keuangannya terguncang akibat dampak pandemi virus corona. Skema ini merumahkan sementara para karyawan tanpa kejelasan sampai kapan.

Dengan skema ini para karyawan yang dirumahkan atau cuti sementara itu akan mendapatkan upah 80 persen dari gaji bulanan mereka dari subsidi pemerintah. Sisa upah itu lantas dibayarkan oleh pihak klub. Klub dan pemiliknya jelas untung, karena keuangan mereka untuk menggaji karyawan jadi tidak terlalu terbebani.

Semakin untung, beberapa klub juga menerapkan pemotongan gaji kepada pelatih dan pemain mereka. Bagi klub-klub kecil seperti Bournemouth yang diambang kebangkrutan skema ini wajar saja dilakukan, namun bagi klub besar seperti The Reds yang punya total pendapatan tahun lalu mencapai 533 juta poundsterling memilih skema ini dinilai sebagai bentuk keserakahan.

Liverpool minta maaf sudah salah ambil keputusan

Para pemain melakukan perlawanan dan ikut didukung oleh mantan pemain The Reds dan suporter mereka. Derasnya kecaman membuahkan hasil setelah klub membatalkan keputusan mereka. Kepala Eksekutif The Big Reds, Peter Moore, mewakili klub lantas meminta maaf atas keputusan mereka.

Peter Moore menjelaskan jika klub telah berkonsultasi dengan berbagai pemangku kepentingan utama untuk mencapai hasil terbaik bagi semua pihak. Keputusan pembatalan tersebut merupakan hasil konsultasi dan pertimbangan internal yang akhirnya mereka ambil dengan mendengarkan aspirasi dari pemain dan suporter.

Peter Moore berharap semua pihak memaafkan kesalahan mereka dan mengerti jika niat mereka masih untuk memastikan semua karyawannya dapat perlindungan. Mereka ingin para karyawan dapat perlindungan sebanyak mungkin yang bisa mereka dapatkan dari hilangnya pendapatan selama periode pandemi yang belum pernah terjadi.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here