Juventus Scudetto Karena Corona, La Vecchia Signora Merasa Jijik

0
49
Juventus Scudetto Karena Corona, La Vecchia Signora Merasa Jijik
dinasty-poker
Juventus Scudetto Karena Corona, La Vecchia Signora Merasa Jijik

Juventus merasa jijik dapat Scudetto gara-gara wabah corona yang telah menyebabkan 14 ribu kematian di seluruh Italia. Jika itu terjadi La Vecchia Signora akan menolaknya.

Bukan sok gagah-gagahan jika Juventus nantinya bakal menolak Scudetto di tengah pandemi saat ini walau pun mereka tengah berada di puncak papan klasemen Liga Italia saat musim ini dihentikan.

La Vecchia Signora unggul satu poin dari Lazio ketika kompetisi tertinggi Italia itu dihentikan pada 9 Maret silam, dengan tersisa 12 pertandingan lagi. Awalnya kompetisi akan dilanjutkan setelah 3 April, tapi dengan belum ada tanda-tanda meredanya, karantina di negeri itu diperpanjang sampai 13 April. Perdana Menteri Italia juga melarang klub-klub Serie A untuk berlatih sampai pertengahan April.

Presiden Federasi Sepak Bola Italia, Gabriel Gravina, mengungkapkan bahwa Juventus sudah menolak gelar Scudetto diberikan kepada mereka dengan alasan etis. “Prioritas utamanya adalah melanjutkan kompetisi. Idenya adalah memulai liga [kembali] pada 20 Mei atau awal Juni sampai akhir Juli,” kata Gravina pada TMW Radio.

“Bahkan ada pembicaraan [kompetisi dilanjutkan] pada Agustus dan September. [Namun] saya menegaskan bahwa saya tidak suka memberikan risiko pada musim lain untuk menyelamatkan musim sekarang.”

“Saya pikir membatalkan musim ini akan membuat masalah kian kompleks. Hal tersebut akan menimbulkan ketidakadilan, yang mungkin akan menyeret ke urusan hukum selama pandemi berlangsung.”

“Hanya urusan Scudetto yang harus ditentukan dan saya yakin Juventus sendiri telah menegaskan bahwa mereka tidak menyukai solusi [pemberian gelar juara liga] seperti itu.”

Sebelumnya pemilik Fiorentina dan Torino meyakini kompetisi musim 2019/2020 tidak akan bisa dilanjutkan karena tidak jelas kapan akan dilanjut serta mepet dengan libur musim panas dan awal kompetisi musim depan.

Sementara itu presiden Brescia Massimo Cellino merasa liga tidak perlu dilanjutkan lagi. Jika dipaksa memulai lagi kompetisi, mereka memilih mundur dari kompetisi. “Kita telah menghentikan kompetisi, tidak akan ada tim yang kembali seperti sedia kala. Laga-laga akan dilangsungkan tanpa penonton plus ada risiko kesehatan bagi para pemain bola,” katanya.

“Bagi saya kembali ke bisnis [melanjutkan kompetisi] merupakan hal yang sepenuhnya gila,” kata Cellino. “Jika mereka memaksa kami bermain, saya lebih memilih tidak menurunkan tim dan kalah 3-0 demi menghargai masyarakat Brescia dan mereka yang sudah lebih dulu berpulang.”

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here