Jurgen Klopp Ingin Kompetisi Dilanjutkan, Tapi 12 Juni Terlalu Ambisius

0
75
Jurgen Klopp Ingin Kompetisi Dilanjutkan, Tapi 12 Juni Terlalu Ambisius
dinasty-poker

Jurgen Klopp Ingin Kompetisi Dilanjutkan, Tapi 12 Juni Terlalu Ambisius

Gilabola.com – Jurgen Klopp ‘ingin’ Liga Premier digelar kembali, tapi pelatih Liverpool ini menganggap ‘terlalu ambisius’ jika memulainya pada 12 Juni mendatang.

Klopp menjadi salah satu manajer yang paling positif secara vokal tentang kapan liga bisa dimulai kembali. Ke-20 manajer klub Liga Premier hadir dalam pertemuan jarak jauh pada Rabu (13/5) waktu setempat, yang di antaranya membahas proposal untuk melanjutkan kembali musim ini, termasuk jadwal latihan yang akan kembali digelar akhir bulan ini.

Diharapkan, seluruh klub akan melaporkan kembali sesi latihan tim pada pekan depan, dan tanggal 12 Juni dijadwalkan sebagai tanggal dimulainya lagi musim 2019/20 ini.

Tapi para manajer tersebut menyatakan, jadwal tersebut ‘terlalu ambisius’ mengingat kurangnya waktu latihan. Mereka pun setuju, tim membutuhkan waktu lebih lama untuk kembali latihan dan tancap gas lakoni jadwal pertandingan.

Menurut Times, para manajer klub Liga Premier merasakan tekanan pemerintah telah memaksa mereka untuk kembali lakoni kompetisi. Selain itu, mereka juga percaya bahwa tim setidaknya butuh empat pekan sesi latihan sebelum bisa bertanding lagi.

Ada pula kekhawatiran di antara para pemain dan manajer – termasuk Jurgen Klopp, terkait protokol untuk sesi latihan non-kontak. Mereka pun masih menunggu protokol untuk sesi latihan penuh, sebelum bisa bertanding lagi.

Jika semuanya berjalan dengan baik, klub-klub Liga Premier itu harus tanda tangani protokol pada pertemuan pemegang saham berikutnya, yang dijadwalkan pada Senin (18/5) pekan depan. Ini berarti, kembalinya tim ke sesi latihan akan ditunda, hingga ‘setidaknya pada Selasa (19/5) mendatang’.

Namun, semua pihak mempertahankan ‘keinginan kolektif’ mereka untuk segera menyelesaikan musim ini, di mana Klopp juga termasuk yang paling vokal dalam pertemuan tersebut.

The Athletic bahkan menggambarkan, manajer Liverpool itu ‘tertarik untuk mencoba dan menyelesaikan musim dengan alasan integritas olahraga, terlepas dari harapan timnya untuk mengangkat gelar yang sudah mereka tunggu-tunggu selama tiga dekade terakhir’.

Klopp Pastikan Soal Tes Covid-19 untuk Pemain dan Stafnya

Klopp ‘tampaknya berusaha meyakinkan termasuk soal pengujian COVID-19’, meskipun menurut Times pelatih 52 tahun itu juga mengeksplorasi rencana untuk 40 pemain dan stafnya karena pengujian yang terbatas, yang akan dilakukan dua kali dalam sepekan.

Jurgen Klopp diklaim telah menanyakan, apakah klub bisa mempromosikan pemain muda ke dalam skuad, jika terjadi ‘beberapa kasus cedera dan, mungkin, terinfeksi coronavirus’.

Diungkapkan thisisAnfield.com, hal ini menjadi pendekatan yang masuk akal, di mana awalnya membatasi jumlah tim yang tersedia, tapi kemudian menambahkannya jika diperlukan.

Staf inti Klopp juga bisa dipertimbangkan dianggap sebagai asisten Peter Krawietz dan Pepijn Lijnders, pelatih penjaga gawang John Achterberg dan Jack Robinson, pelatih pengembangan Vitor Matos dan kepala kebugaran, Andreas Kornmayer.

Tapi ini perlu diperluas dalam kelompok yang beranggotakan 40 orang tersebut, termasuk sejumlah staf medis seperti kepala bagian nutrisi Mona Nemmer, manajer rehabilitasi Philipp Jacobsen, pelatih kebugaran David Rydings dan fisioterapis Christopher Rohrbeck.

Seharusnya tak ada masalah dalam kasus ini, bahkan jika tes dilakukan juga terhadap para pemain muda seperti Caoimhin Kelleher, Neco Williams, Curtis Jones dan Harvey Elliott. Pasalnya, tim senior reguler Jurgen Klopp hanya berjumlah 26 orang saja.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here