Juara Bertahan Liga Champions Out! Liverpool Kalah oleh Blunder Kiper!

0
46
Juara Bertahan Liga Champions Out! Liverpool Kalah oleh Blunder Kiper!
dinasty-poker

Juara Bertahan Liga Champions Out! Liverpool Kalah oleh Blunder Kiper!

Jangan bergembira terlalu cepat! Menit 94 Liverpool merayakan gol seolah-olah sudah pasti lolos. Menit 97, 105 dan 120 dibalaskan oleh Atletico dengan tiga gol tandang yang mematikan! Juara bertahan Liga Champions out!

Champions League musim ini menghasilkan banyak sekali kejutan. Setelah semifinalis Ajax Amsterdam dan finalis Tottenham Hotspur tersisih lebih cepat, kini sang juara bertahan Liga Champions Liverpool juga out setelah kalah 2-3 di Anfield Stadium pada Kamis (12/3) dinihari. Dengan leg pertama usai 1-0 maka agregat 2-4 untuk keunggulan Los Rojiblancos.

Terlepas dari skor akhirnya, pertandingan Liverpool vs Atletico Madrid pada Kamis (12/3) dinihari ini seharusnya berlangsung saat final Liga Champions. Laga ini merupakan salah satu pertandingan terbaik musim ini.

Atletico mengejutkan tuan rumah dengan mengadopsi pendekatan gegenpressing khas Juergen Klopp pada babak pertama. Setidaknya sampai 30 menit pertama pertandingan di Anfield Stadium pada hari Kamis dinihari ini, mereka menekan di setengah lapangan lawan, berusaha mencuri bola.

Tapi pada akhirnya Liverpool secara perlahan menguasai permainan dan statistik pertandingan memperlihatkan semuanya. The Reds menguasai bola sampai dengan 69%, menyisakan hanya 31% untuk tim tamu asal Spanyol itu. Dan gol The Reds terjadi pada akhir babak pertama melalui sundulan kepala Georginio Wijnaldum. Beda dengan serangan menggunakan kepala sebelum ini, sundulan pemain Belanda ini dilakukan dengan memantulkan bola ke tanah lebih dulu. Jan Oblak bereaksi baik, sudah tahu bola mengarah ke mana tapi si bundar memantul terlalu tinggi dan masuk! Sebuah gol yang sangat melegakan pendukung The Reds.

Alasan mengapa Liverpool tidak bisa menang dengan gol lebih besar adalah faktor kiper Jan Oblak. The Reds sungguh tidak beruntung gagal mencetak gol lebih banyak. Hal ini disebabkan kiper luar biasa yang dimiliki Los Rojiblancos, Jan Oblak. Secara resmi menurut statistik pertandingan kiper Slovenia itu menggagalkan 11 tembakan on target yang dilepaskan anak-anak Juergen Klopp, tapi sebenarnya lebih dari itu. Jika bukan karena kehadiran Jan Oblak di bawah mistar gawang, The Reds sudah sejak babak pertama sudah unggul dengan empat gol. Salah satu yang mencolok adalah sundulan Wijnaldum pada menit kelima yang sudah mengarah ke pojok kosong gawang ATletico, tapi Oblak terbang dan menangkap bola. Juga satu tendangan silang beberapa menit setelahnya oleh Alex Oxlade-Chamberlain, mengincar sisi terjauh gawang kiper Slovenia itu, tapi ia membanting tubuhnya. Adegan yang sama berulang-ulang terjadi.

Atletico Paksakan Extra Time

Atletico terlihat ingin memaksakan pertandingan memasuki babak extra time dan adu penalti. Selama 10-15 menit di pertengahan babak kedua, The Reds mengurung setengah lapangan Los Rojiblancos, melepaskan sejumlah serangan tapi sulit sekali menembus pertahanan tim tamu. Juergen Klopp terlihat memerintahkan anak buahnya untuk mengirim umpan-umpan lambung ke depan gawang guna mengatasi pertahanan rapat Atletico.

Selama 10 menit terakhir pertandingan babak kedua, tempo berjalan lambat dengan kedua kesebelasan berusaha agar tidak melakukan kesalahan. Dominasi masih terlihat jelas. Antara lain ditandai oleh tendangan salto Sadio Mane menit 82, tapi masih melayang terlalu tinggi. Dan Mohamed Salah untuk ketiga kalinya sepanjang laga di Anfield Stadium ini gagal menembus gawang Atletico dengan tendangan kaki kiri melengkung. Yang terakhir terjadi menit 87. Sementara itu Mane memamerkan satu lagi salto pada menit-menit akhir dan sekali lagi gagal menjadi gol. Bahkan pada menit-menit terakhir, Salah masih mencoba melepaskan satu tendangan keras tapi lagi-lagi digagalkan Jan Oblak.

Satu tendangan bebas Atletico oleh Renan Lodi pada detik-detik terakhir berhasil bersarang di gawang Adrian, tapi perayaan tim tamu berumur pendek karena Saul Niguez dalam posisi offside. Pertandingan Liverpool vs Atletico ini terpaksa masuk ke babak extra time!

Extra Time Liverpool vs Atletico Madrid

Peluang pertama The Reds terjadi pada menit-menit pertama extra time dengan satu umpan lambung gagal dilesakkan oleh Roberto Firmino. Usaha ini didahului permainan satu-dua di sisi kanan kotak, yang terlibat sebagai taktik baru yang diterapkan oleh Liverpool pada masa extra time ini. Tapi Firmino tidak membuat kesalahan selang semenit kemudian. Sebuah serangan darinya memantul di tiang gawang dan sang striker Brasil menyambar bola muntah, menjadi gol kedua Liverpool. Kini The Reds harus menjaga agar jangan sampai anak-anak Diego Simeone mencetak gol tandang, yang bisa mematikan karena The Reds gagal melesakkan gol tandang pada leg pertama tiga pekan lalu.

Dan yang ditakutkan itu terjadi juga! Bukan satu tapi dua gol tandang lawan. Anak-anak Liverpool merayakan gol Firmino pada menit 94 terlalu cepat. Pasukan Diego Simeone membalas dengan dua gol sekaligus melalui Marcos Llorente. Sang pemain pengganti ini tadi dimasukkan menit 56 menggantikan Diego Costa, yang ngomel-ngomel dan menendang tas perlengkapan medis di pinggir lapangan, tapi terbukti keputusan Diego Simeone itu tepat. Sang juara bertahan Liga Champions out.

Gol pertama Atletico pada menit 97 itu lahir dari blunder kiper Adrian, yang menendang bola mendatar untuk sampai ke Joao Felix pada jarak dekat saja, sebelum ia mengumpan ke Llorente dan menembak ke pojok gawang Liverpool. Gol kedua tidak didahului kesalahan, tapi kiper Adrian berdiri terlalu jauh dari sisi tiang gawang. Ke sanalah Marcos Llorente – usai mendapatkan assist dari Alvaro Morata yang masuk menit 103 menggantikan Joao Felix – mengarahkan si bundar menjadi gol kedua Los ROjiblancos.

Selama 15 menit paruh kedua extra time The Reds mengurung pertahanan Atletico, namun justru Atletico mencetak satu gol tambahan melalui Alvaro Morata. Liverpool tersisih! Atletico lolos ke delapan besar Champions League musim ini.

Starting XI Liverpool vs Atletico

Liverpool (4-3-3): Adrian; Alexander-Arnold, Gomez, van Dijk, Robertson; Oxlade-Chamberlain, Henderson, Wijnaldum; Salah, Firmino, Mane. Cadangan: Lonergan, Fabinho, Milner, Minamino, Lallana, Origi, Matip.

Atletico Madrid (4-4-2): Oblak; Trippier, Savic, Felipe, Renan Lodi; Koke, Saul Niguez, Thomas, Correa; Diego Costa, Joao Felix. Cadangan: Adan, Gimenez, Morata, Lemar, Llorente, Carrasco, Vrsaljko.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here