Italia dan Jerman Sudah, Patrik Schick Kini Incar Premier League

0
36
dinasty-poker

Italia dan Jerman Sudah, Patrik Schick Kini Incar Premier League

Debatbola.com – Patrik Schick masih berusia 24 tahun. Tapi ia sudah menjadi petualang di usia mudanya. Pada usia 20 tahun, atau empat tahun lalu, ia mulai meninggalkan negara kelahirannya, Republik Ceko, untuk melanjutkan karier sepakbolanya di luar negeri.

Italia jadi negara pertama yang ia jajal. Ia hijrah ke Negeri Pizza setelah Sampdoria menebusnya dari Sparta Praha dengan nilai transfer 4 juta euro. Pada musim pertama, ia langsung berlaga dalam 32 laga Serie A.

Mencetak 11 gol, Schick langsung diminati raksasa Italia, Juventus. Si Nyonya Tua lantas mengaktifkan klausul pelepasannya senilai 30 juta euro. Akan tetapi Schick gagal pindah ke Turin. Pasalnya ia tak lolos tes medis. 

Situasi itu dimanfaatkan AS Roma. Sempat mendapatkan Schick dengan status pinjaman, Serigala Ibu Kota mempermanenkan penyerang kelahiran Praha itu dengan nilai transfer 29 juta euro.

Lalu setelah dua musim, petualan Schick berlanjut ke Jerman. Ia dipinjam oleh RB Leipzig. Skuad asuhan Julian Nagelsmann itu lantas cukup puas dengan penampilannya sehingga langsung mempermanenkannya dengan membayar 25 juta euro.

Musim depan, Schick akan resmi menjadi milik Leipzig. Tapi bukan tak mungkin ia akan kembali hengkang. Pasalnya sekarang ia mulai tertarik untuk membela kesebelasan Inggris.

“Ketika aku meninggalkan Republik Ceko, impianku adalah bermain di Italia dan aku berhasil mewujudkannya. Sekarang, aku sangat tertarik ke Inggris,” tutur Schick pada iSport. “Leipzig adalah pilihan tepat dalam karierku.”

Schick sendiri cukup percaya bahwa tawaran dari Inggris akan datang cepat atau lambat. Sebelum pindah ke Leipzig, ia mengakui sudah ada kesebelasan klub Inggris yang tertarik untuk merekrutnya.

“Aku sebelumnya berbicara dengan Borussia Dortmund, Bayer Leverkusen, dan Schalke di Jerman. Di Inggris, ada Everton dan Crystal Palace, juga Valencia di Spanyol. Tapi aku tahu kalau Leipzig yang paling serius, dan aku tertarik dengan gaya melatih Julian Nagelsmann. Aku yakin kalau aku sudah mengambil keputusan tepat.”

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here