Inter Milan Dipermalukan Bologna, Conte Marah-marah Sendiri

0
20
Inter Milan Dipermalukan Bologna, Conte Marah-marah Sendiri
dinasty-poker

Inter Milan Dipermalukan Bologna, Conte Marah-marah Sendiri
Inter Milan Dipermalukan Bologna, Conte Marah-marah Sendiri

Gilabola.com – Antonio Conte menyalahkan diri sendiri setelah Inter Milan dikalahkan tim lemah Liga Italia, Bologna, di kandang sendiri.

Inter Milan secara mengejutkan kalah dengan skor 1-2 setelah Romelu Lukaku sempat membuka keunggulan di babak pertama. Peluang kemenangan mereka mengecil setelah performa mereka justru mengalami penurunan pada babak kedua.

Tim lawan mendominasi jalannya pertandingan sebelum Musa Juwara berhasil menjebol gawang Inter. Diusirnya Alessandro Bastoni oleh wasit langsung dimanfaatkan Bologna lewat gol kedua Musa Barrow yang tidak bisa dihentikan oleh kiper Samir Handanovic.

Conte lantas menghabiskan waktu hampir satu jam di ruang ganti untuk meluapkan kekecewaan sebelum sesi wawancara usai pertandingan. Ia ingin para pemain juga kecewa dengan performa mereka di laga tersebut. Dengan kekalahan ini Inter Milan tetap berada di posisi ketiga klasemen sementara Liga Italia dengan koleksi 64 poin.

“Rasa kecewa ini sangat besar, setidaknya itulah yang saya rasakan saat ini,” ujar sang manajer kepada TWG. “Saya harap kekecewaan ini juga dirasakan oleh para pemain saya, setidaknya satu persen saja dari rasa kecewa saya.”

Inter Milan Harus Perbaiki Diri

“Saya marah pada diri saya sendiri, karena saya adalah manajer mereka. Saya punya tanggung jawab. Sayalah orang yang mengarahkan mereka dan wajar jika saya pertama-tama marah pada diri sendiri. Selanjutnya saya pikir para pemain juga harus merasakan kemarahan yang sama terhadap diri mereka sendiri.”

Sang pelatih tidak bermimpi bisa meraih trofi juara di Inter dan siap dipecat. Ia bersedia menerima risiko digantikan dengan pelatih lain jika situasinya semakin memburuk.

“Situasinya akan terus dievaluasi. Bagi saya ini adalah tahun pertama saya bekerjasama dengan klub ini dan saya telah beberapa kali berhadapan dengan kondisi yang harus diperbaiki. Pada saat yang sama, adalah baik untuk mencari tantangan, terutama menantang diri saya sendiri.”

“Saya didatangkan untuk rencana menjadi juara dan membuat tim selalu meraih kemenangan. Jelas, kemenangan tidak bisa muncul dalam satu malam saja, tapi banyak situasi yang menghasilkan kekecewaan.”

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here