Gary Cahill Masih Benci Maurizio Sarri

0
20
dinasty-poker

Gary Cahill Masih Benci Maurizio Sarri

Debatbola.com – Maurizio Sarri hanya satu musim membela Chelsea. Pelatih asal Italia itu sukses mempersembahkan trofi Liga Europa untuk The Blues.

Meski begitu, Sarri meninggalkan kesan buruk bagi salah satu pemain Chelsea saat itu, Gary Cahill. Cahill membenci pelatih yang kini melatih Juventus itu karena dirinya merasa tidak dihormati oleh Sarri yang sangat sering membangku cadangkannya.

“Aku bermain di Piala Dunia 2018 dan lolos sampai semifinal, jadi aku melewatkan pramusim yang kupikir itu sangat penting. Aku tertinggal. Jujur saja, di pertengahan musim, hubungan kami retak. Kupikir tidak akan pernah bisa pulih,” beber Cahill pada Daily Mail.

“Sulit untuk memiliki respek atas semua hal yang sudah dilakukannya padaku. Sebagai orang penting dulu, sebagai kapten, apakah itu mudah? Tidak. Apakah itu salah satu hal terberat secara mental untuk dihadapi, terutama karena itu berlangsung sangat lama? 100%.”

Bersama Sarri, Cahill hanya bermain sebanyak 8 kali dalam satu musim. Hanya dua kali dia bermain di Premier League. Cahill benar-benar kesal pada Sarri karena eks pelatih Napoli itu tak pernah memberikannya kesempatan yang cukup untuk membuktikan diri.

“Hal tergilanya adalah ketika tak dimainkan untuk alasan apapun, entah itu kehilangan performa atau pernah main buruk atau seseorang bermain lebih baik, aku tahu kalau dia memberiku kesempatan empat atu lima pertandingan berturut-turut, aku akan kembali. Aku akan memanfaatkan kesempatanku.”

“Berikan aku lima pertandingan dan Anda tidak akan kecewa. Itu adalah arogansi yang anda harus punya. Tapi masalahnya dia tidak pernah memberiku kesempatan itu,” tutup Cahill.

Karena tindakan Sarri tersebut, Cahill langsung memutuskan akan meninggalkan Chelsea sebelum musim 2018/19 berakhir. Akhirnya ia meninggalkan The Blues yang dibelanya sejak 2011, hijrah ke Crystal Palace untuk musim 2019/20.  

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here