Catatan Sukses Liverpool Gaet Pemain Bagus dengan Ongkos Murah

0
17
Catatan Sukses Liverpool Gaet Pemain Bagus dengan Ongkos Murah
dinasty-poker

Catatan Sukses Liverpool Gaet Pemain Bagus dengan Ongkos Murah

Gilabola.com – Liverpool telah datangkan sejumlah pemain hebat selama bertahun-tahun, dan skuad Jurgen Klopp termasuk di antaranya. Tapi siapa saja starting XI terbaik klub yang didatangkan dengan harga murah?

Aktivitas transfer The Reds di era Liga Premier telah lalui serangkaian fase, di mana periode masuk dan keluarnya sejumlah pemain juga menjadi ladang bisnis yang luar biasa.

Di bawah arahan Jurgen Klopp, dan pengawasan Michael Edwards tentunya, the Reds telah lakukan serangkaian persiapan yang bagus. Sementara Fenway Sports Group menganjurkan dilakukannya pendekatan ‘beli murah, jual mahal’.

Pembelian besar-besaran akhirnya dilakukan ketika mereka mencoba datangkan dua pemain sekaligus, yakni Alisson Becker dan Virgil van Dijk dengan transfer gabungan senilai 140 juta Poundsterling. Tapi, besarnya dana yang dikeluarkan untuk kedua [emain itu cukup sukses bagi skuad Anfield, karena keduanya saat ini menjadi dua dari pemain kunci the Reds yang membawa kesuksesan di tiga musim terakhir.

Selama bertahun-tahun, ada sejumlah pemain yang menjadi bintang lapangan di Anfield, tapi siapa saja yang menjadi pemain terbaik? Berikut ini starting XI terbaik Liverpool di era Liga Premier yang didatangkan the Reds dengan ongkos tak lebih dari 10 juta Poundsterling atau sekitar Rp 195 Milyar, seperti dilansir thisisAnfield.com:

Kiper: Pepe Reina (6 juta Pounds, 2005)
Setelah 13 tahun kemudian, the Reds datangkan Alisson Becker yang langsung membawa mereka meroket ke final Liga Champions dan nyaris menyabet gelar Liga Premier musim lalu.

Reina datang dari Villarreal setelah the Reds menjadi juara Liga Champions. Walau Jerzy Dudek tampil heroik dalam final di Istanbul, Reina menjadi tambahan yang sangat dibutuhkan yang kemudian tampil mengesankan di bawah asuhan Rafa Benitez.

Pemain asal Spanyol itu menjadi andalan selama bertahun-tahun, tapi dalam kondisi terbaiknya Reina merupakan seorang shot-stopper yang brilian dan berikan distribusinya sebagai seorang pemain bintang. Satu hal penting, ia menganut nilai-nilai klub.

Delapan tahun sebagai pilihan pertama the Reds, Reina mempersembahkan empat trofi dan tiga penghargaan Golden Glove secara berturut-turut.

Bek Kanan: Steve Finnan (£ 3,5 juta, 2003)
Mengingat produk akademi didiskualifikasi, kumpulan opsi bek kanan the Reds dalam 20 tahun terakhir jauh lebih ramping daripada jika Trent Alexander-Arnold tersedia untuk dimainkan.

Tapi, salah satu pemain yang paling diremehkan pada tahun 2000-an tentunya cukup fit untuk starting XI ini, di mana Finnan berhasil buktikan bakat yang sangat bisa diandalkan dalam lima tahun karirnya di Anfield.

Momen menentukan baginya kemungkinan terjadi saat ia ditarik keluar di pertengahan laga di Istanbul. Tapi, pemain asal Irlandia itu pantas diakui sebagai salah satu kekuatan di tim Rafa Benitez.

Bek Tengah: Joe Gomez (3,5 juta Pounds, 2015)
Sebelum Gomez bangkit dan bermain apik bersama Van Dijk di lini belakang Liverpool, ada Daniel Agger yang menjadi salah satu dari bek tengah andalan di starting XI the Reds.

Tetapi pada usia 22 tahun, pemain Inggris itu sudah pantas masuk dalam daftar bek tengah serba bisa yang memungkinkan Klopp mengubah pendekatannya dari belakang.

Dia ditandatangani dari Charlton dengan harga hanya 3,5 juta poundsterling, dan meskipun sekarang mungkin telah meningkat menjadi 6 juta poundsterling, dia masih lebih dari sekadar menjamin tempat dalam seleksi ini — dan bisa terus mendominasi daftar-daftar terbaik di tahun-tahun mendatang.

Tapi di usianya yang baru 22 tahun, bek asal Inggris itu sudah layak masuk dalam daftar bek tengah serba bisa yang memungkinkan Klopp mengubah pendekatannya dari lini belakang.

Ia didatangkan dari Charlton dengan harga hanya 3,5 juta Pounds (Rp 68 Milyar), dan meskipun sekarang kemungkinan telah naik menjadi 6 juta Pounds, dia masih lebih dari sekadar menjamin tempat di tim inti. Gomez bahkan diyakini bisa terus mendominasi daftar pemain terbaik di tahun-tahun mendatang.

Bek Tengah: Sami Hyypia (2,5 juta Pounds, 1999)
Salah satu pemain terbaik yang pernah didatangkan Liverpool, Hyypia didatangkan dari kondisinya yang tak jelas untuk kemudian menjadi pemain yang bisa diandalkan dan salah satu pemain bertahan terbaik di sepakbola modern Eropa. Apalagi dia juga dipercaya sebagai kapten the Reds.

Kehadirannya yang dominan di lapangan, dan tanpa basa-basi mampu tunjukkan permainan apiknya, di mana ia mengatur ritme permainan yang diikuti oleh para bek tengah di Merseyside, di mana hal itu terbukti sulit untuk dilakukan.

Agger menjadi pewarisnya, tapi masalah cedera telah menghambat kemajuannya. Baru sekarang, dalam permainan Virgil van Dijk, the Reds menemukan pengganti alami Hyypia.

Bek Kiri: Andy Robertson (8 juta Pounds, 2017)
Banyak yang meragukan Robbo saat ia datang dari Hull City. Pemain asal Skotlandia ini memang lakoni awal karir yang lambat di Anfield, tapi ia terus memperkuat dirinya sebagai bek kiri pilihan pertama dan kunci dalam sistem permainan Klopp.

Bahwa kepindahannya secara efektif merupakan kesepakatan pertukaran yang membuat Kevin Stewart memimpin dengan cara lain, bahkan lebih mengesankan. Seperti Gomez, meskipun biayanya sekarang mungkin telah mencapai 10 juta Pounds karena add-on, Robbo pun dinilai benar-benar layak untuk membela skuad Anfield.

Gelandang Tengah: Didi Hamann (8 juta Pounds, 1999)
Kembali ke tahun 1999, Didi jauh dari kemungkinan pindah kle Liverpool. Faktanya, di musim panas saat itu hanya ada enam pemain — termasuk Emile Heskey — yang pindah dengan bayaran lebih dari 8 juta poundsterling untuk membujuknya dari Newcastle.

Tapi pengaruhnya terhadap perubahan wajah lini tengah The Reds, dan pengalaman yang ia bawa ke ruang ganti melalui musim treble pada 2000/01 ke masa kejayaan di bawah asuhan Benitez yang berhasil memenangkan sembilan trofi sepanjang karirnya di Anfield — melebihi segalanya.

Penandatanganan ketujuh termahal di kompetisi papan atas Inggris pada 2019/20, misalnya, adalah Tanguy Ndombele, seharga 53,8 juta Pounds — atau 40 juta Pounds lebih mahal dari transfer Hamann dengan memperhitungkan inflasi.

Gelandang Tengah: James Milner (gratis, 2015)
Selama bertahun-tahun, Garry McAllister tidak diragukan lagi menjadi rekrutan gratis Liverpool terbaik yang pernah ada. Tapi, sekarang ada alasan kuat untuk menyatakan bahwa Milner-lah rekrutan gratis terbaik saat ini.

Transfernya dari Manchester City pada 2015 lalu dipandang sebagai kudeta, terutama mengingat Steven Gerrard baru saja pindah ke Los Angeles. Tapi, hanya sedikit yang mengharapkan Milner akan menghasilkan banyak hal selama dia di Anfield.

Mimpi seorang manajer, Milner memimpin klub menuju era kesuksesan baru bersama Jordan Henderson. Pengalaman dan mentalitas kemenangannya telah memberi the Reds keunggulan yang mereka butuhkan di saat-saat penting.

Pemain Sayap: Philippe Coutinho (8,5 juta Pounds, 2013)
Coutinho mungkin bukan pemain populer di Merseyside saat ini. Tapi dia menjadi pemain penting selama lima tahun karirnya di Anfield, dan tak diragukan lagi dia-lah salah satu dari rekrutan terbaik di era Liga Premier saat ini.

Ia didatangkan dari Inter Milan dengan bayaran yang mencerminkan reputasinya yang menurun di Eropa. Tapi, ia kemudian diberikan kebebasan untuk menunjukkan bakatnya di Anfield yang berhasil ia kembangkan.

Pemain asal Brasil itu mencetak beberapa gol fenomenal dan membuat lebih banyak lagi. The Reds pun menghasilkan untung hingga 133,5 juta Pounds ketika ia pergi pada 2018 lalu, hingga Anfield bisa datangkan Alisson dan Van Dijk yang sukses membangun kembali pertahanan skuad Klopp.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here