Candreva: Scudetto Sesungguhnya Adalah Mengalahkan Virus Corona

0
47
dinasty-poker

Candreva Merasa Scudetto Sesungguhnya Adalah Kemenangan Atas Virus

Gilabola.com – Winger Inter Milan, Antonio Candreva merasa tidak bijak untuk berbicara mengenai Scudetto saat ini, karena gelar juara yang sejati dalam situasi sulit ini adalah mengalahkan wabah virus corona.

Terhentinya kompetisi sepakbola di Eropa saat ini, termasuk Serie A karena wabah coronavirus memang membuat situasi sangat sulit ditebak. Dengan persaingan yang ketat di Liga Italia hingga kini, masih sangat sulit untuk menentukan tim mana yang akan bisa meraih gelar Scudetto.

Hal tersebut juga diamini oleh Candreva yang meski tentunya juga berharap kompetisi dan perburuan gelar juara bisa diteruskan, namun membicarakan Scudetto saat ini bukanlah saat yang tepat menurutnya. Bagi mantan pemain Lazio tersebut, gelar yang sesungguhnya saat ini adalah kemenangan dari virus yang sudah membuat runyam kehidupan banyak negara di seluruh dunia.

“Tentunya hal itu akan menjadi sebuah pengalaman yang baru (tentang rencana melanjutkan musim pada bulan Juni atau Juli). Mungkin itu tidak akan optimal karena udara panas dan waktu istirahat yang sangat lama, tapi kita lihat saja apa yang akan terjadi,” ujar Candreva kepada Corriere dello Sport.

Advertisement

berita bola
jadwal bola
Mimpi 4D
Mimpi 4D

“Membicarakan mengenai Scudetto saat ini, bukanlah hal yang adil menurutku. Pada saat ini, Scudetto sesungguhnya adalah bagi semuanya untuk memenangkan perang melawan virus.”

Winger Italia itu juga mengalami masa yang sulit karena Inter termasuk tim yang mewajibkan pemainnya melakukan isolasi setelah adanya ancaman terparar virus corona akibat kasus yang dialami bek Juventus, Daniel Rugani. Seperti yang diketahui, I Nerazzurri sempat bertanding menghadapi I Bianconeri sebelum kompetisi Serie A resmi ditunda beberapa minggu lalu.

Bagi Candreva sendiri yang membuatnya sulit adalah fakta bahwa dia harus tinggal jauh dari keluarganya, terutama saat fase isolasi. Meskipun dirinya tidak terbukti terkena covid-19, namun dia tentunya tidak ingin mengambil resiko akan bisa menulari anggota keluarganya.

“Keluargaku masih di Roma dan ini yang membuatku sangat menderita. Tidak bisa melihat ayahku yang sudah sakit selama setahun ini. Ini sungguh buruk, aku selalu memikirkan tentang dirinya.”

“Ketakutan terbesarku adalah jika aku menginfeksi keluargaku. Aku tentu akan merasa sangat bersalah. Jika kita menghormati semua aturan yang diberikan kepada kita, kita tidak harus merasa takut,” ujarnya lagi.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here