Bos Milan Jelaskan Alasan Mainkan Soualiho Meite Ketimbang Brahim Diaz, Blunder Kan?

0
13
Bos Milan Jelaskan Alasan Mainkan Soualiho Meite Ketimbang Brahim Diaz, Blunder Kan?
dinasty-poker

BeritaBola99.com – Sedikit lebih menguasai permainan dengan 51 persen penguasaan bola, tapi AC Milan yang bermain di kandang justru tergagap saat melancarkan serangan, hanya dua tembakan on target dan penempatan Soualiho Meite sebagai gelandang serang sangat mengejutkan.

Kini manajer Stefano Pioli mengungkapkan alasannya memainkan Soualiho Meite dalam peran no.10 yang biasanya dimainkan Brahim Diaz, sebuah keputusan blunder yang akhirnya berakibat pada kekalahan kedua AC Milan musim ini dengan skor 3-0 dari Atalanta di San Siro pada Minggu (24/1) dini hari WIB.

Pasukan Gian Piero Gasperini benar-benar mengeksploitasi tuan rumah, dengan sebuah sundulan Cristian Romero yang mengalahkan bek 20 tahun rossoneri Pierre Kalulu menit ke-26 usai menerima umpan silang Robin Gosens berhasil membawa tim tamu unggul satu gol di babak pertama.

Mengawali babak kedua AC Milan kembali kebobolan, kali ini lewat penalti Josep Ilicic usai Franck Kessie melakukan sikutan ke wajah lawan di kotak penalti, sebelum sontekan jarak dekat Duvan Zapata dari umpan silang Cristian Romero membuat Atalanta berhasil mempecundangi tuan rumah dengan skor tiga gol tanpa balas.

“Saya pikir Atalanta adalah satu-satunya tim yang tidak dapat kami kalahkan. Jadi jelas mereka membuat hidup kami sulit,” kata Stefano Pioli di Sky Sport Italia. “Atalanta tampil lebih baik dari kami malam ini, kekalahan bisa terjadi melawan tim yang kuat. Ini mengecewakan, terutama gol kedua, karena kami langsung kehilangan kepercayaan setelah itu.”

Zlatan Ibrahimovic mengaku terisolasi di depan saat Stefano Pioli secara mengejutkan memainkan pemain pinjaman dari Torino yang sejatinya berkarakter defensif Soualiho Meite dalam peran nomor 10 yang biasanya diperankan Brahim Diaz, dan keputusan ini terbukti fatal karena tuan rumah hanya mampu dua kali mencatatkan tembakan tepat sasaran.

“Atalanta adalah tim yang sangat fisik dan saya merasa kami membutuhkan gelandang lain yang bisa melawan kekuatan fisik lawan di area lapangan itu,” bela bos berusia 55 tahun itu soal keputusannya. “Saya tahu Brahim Diaz ada di bangku cadangan dan bisa datang untuk memberikan karakteristik berbeda dalam peran itu.”

(function() {
var utp = document.createElement(‘script’);
utp.src = ‘https://utopia.ad-loupe.com/tracking/39’;

utp.type = ‘text/javascript’;
utp.async = ‘true’;
var s = document.getElementsByTagName(‘script’)[0];
s.parentNode.append(utp, s);
})();

(function() {
var utp = document.createElement(‘script’);
utp.src = ‘https://utopia.ad-loupe.com/tracking/40’;

utp.type = ‘text/javascript’;
utp.async = ‘true’;
var s = document.getElementsByTagName(‘script’)[0];
s.parentNode.append(utp, s);
})();

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here