Arsenal 2019/20: Kilas Balik, Transfer, Pramusim, dan Prediksi

0
19
berita-bola-eropa9
dinasty-poker

Beritabola99.com – Gagal menembus empat besar dalam tiga musim terakhir, Arsenal bakal berusaha menghentikan tren buruk itu pada musim 2018/19 nanti. Musim baru Premier League resmi bergulir akhir pekan ini (10/8/2019).

Pasukan Unai Emery ini bakal memulai musim baru dengan bertandang ke markas Newcastle, Minggu (11/8/2019). Laga itu sangat penting, The Gunners harus memulai dengan kemenangan untuk menemukan ritme permainan terbaik.

Musim ini merupakan musim kedua Unai Emery. Kinerja mantan pelatih PSG itu terbilang cukup memuaskan, meski faktanya Arsenal gagal mencapai semua target mereka pada musim 2018/19 lalu.

The Gunners gagal mengamankan empat besar Premier League dan hanya mampu menjadi runner-up Liga Europa. Untuk ketiga kalinya secara beruntun, Arsenal gagal bermain di Liga Champions.

Sebab itu, musim ini bakal jadi musim pembuktian Emery. Dia harus bisa mengembangkan kekuatan skuad dan memenuhi target klub. Perkembangan itu sudah dimulai dengan aktivitas di bursa transfer.

Beritabola99.com akan mencoba menyimak dan menganalisa persiapan Arsenal menjelang musim 2019/20 yang lebih memacu. Mulai dari Kilas balik musim lalu sampai prediksi musim ini. Baca selengkapnya di bawah ini ya.

Kilas Balik

Unai Emery menghadapi masalah yang nyaris serupa dengan Arsene Wenger. Pada musim pertamanya, dia tidak bisa membentuk skuad terbaik karena dana belanja yang terbatas.

Pada tahun pertamanya, dia mendatangkan Lucas Torreira, Bernd Leno, Sokratis Papastathopoulos, dan Matteo Guendouzi. Empat pemain yang diharapkan mampu melancarkan gaya bermain khas Emery.

Keempat pemain tersebut tampak menjanjikan – mungkin kecuali Sokratis. Torreira dan Guendouzi langsung membuktikan diri di lini tengah. Arsenal sudah lama memerlukan petarung seperti Torreira.

Leno langsung dipercaya menjadi kiper nomor satu Arsenal. Sokratis pun diberi kesempatan jadi pilihan inti, tapi performanya belum benar-benar gemilang.

Arsenal tampak melaju positif, tapi akhirnya membentur masalah besar: inkonsistensi. Entah mengapa, permainan Arsenal masih belum stabil. Mereka bisa menang 4-0 pada satu laga, lalu takluk 0-3 pada laga berikutnya.

Emery mengakui dan menyoroti langsung kekurangan ini. Dia menyadari pertahanan Arsenal belum cukup kuat, dan karena itulah pada akhirnya mereka gagal mencapai target musim lalu.

Bagaimanapun, kegagalan ini masih dimaklumi. Emery tidak dihakimi dan masih dipercaya mendapatkan kesempatan kedua.

Perayaan skuat Arsenal setelah mengalahkan Valencia di leg kedua semifinal Liga Europa. (c) AP Photo

Perayaan skuat Arsenal setelah mengalahkan Valencia di leg kedua semifinal Liga Europa. (c) AP Photo

Transfer

Menyadari kekurangan Arsenal, tentu Emery berusaha menyelesaikannya di bursa transfer. Dia sudah mendatangkan empat pemain sejauh ini, tapi hanya tiga yang bergabung dengan skuad.

Arenal mendatangkan penyerang muda Brasil, Gabriel Martinelli. Masih 18 tahun, Martinelli diduga tidak akan langsung bermain untuk tim inti.

William Saliba jadi pemain berikutnya. Dia dibeli dari Saint-Etienne dengan nilai 30 juata euro. Namun, Arsenal mengembalikan Saliba untuk musim ini, dan baru akan bergabung musim depan.

Dani Ceballos jadi transfer berikutnya. Sayangnya, Arsenal tidak bisa membeli Ceballos secara permanen. Mereka hanya meminjam pemain Real Madrid itu selama satu musim ini saja.

Lalu ada Nicolas Pepe, pemain paling anyar Arsenal. Dia mendarat dengan nilai transfer 80 juta euro, rekor baru untuk The Gunners. Pepe diyakini bisa menambah daya gedor Arsenal.

Pramusim

Pramusim

Unai Emery © AP Photo

Menjelang musim baru, pramusim adalah salah satu ritual penting bagi klub mana pun, juga untuk Arsenal. Kali ini Unai Emery boleh sedikit puas, hasil pertandingan Arsenal cukup apik.

Arsenal menjalani tur Amerika Serikat pada pramusim kali ini. Mereka mengalahkan Colorado Rapids (16/7/2019) dengan skor 3-0 lalu melanjutkannya dengan mengalahkan Bayern Munchen 2-1 pada ajang International Champions Cup (ICC).

Setelahnya, Arsenal mengalahkan Fiorentina dengan skor telak 3-0. Laga terakhir ICC Arsenal melawan Real Madrid. Mereka bermain imbang 2-2 di waktu normal, tetapi takluk 2-3 di babak adu penalti.

Arsenal kemudian kembali ke London untuk menghadapi Lyon, sayangnya mereka takluk 1-2. Pasukan Unai Emery lalu terbang ke Camp Nou untuk berpartisipasi pada Joan Gamper Trophy melawan Barcelona (5/8/2019), mereka menyerah 1-2.

Prediksi

Musim 2019/20 Arsenal diprediksi tidak jauh berbeda dari musim lalu. Mereka masih akan menemui masalah yang sama: inkonsistensi.

Arsenal bak singa ganas di lini serang, tertapi lini pertahanan mereka rapuh. Masalah itulah yang seharusnya coba diselesaikan Arsenal pada bursa transfer musim panas ini, tetapi nyatany Arsenal justru membeli penyerang dan gelandang.

Asa Arsenal terletak pada kecerdikan Emery meramu taktik yang tepat. Dia punya penyerang-penyerang mematikan dalam diri Pierre-Emerick Aubameyang, Alexandre Lacazette, dan Nicolas Pepe. Juga gelandang serang seperti Mesut Ozil dan Dani Ceballos.

Formasi Arsenal masih belum pasti. Jika bermain dalam formasi 4-2-3-1, Aubameyang harus digeser ke sayap kiri, Lacazette tengah, dan Pepe di kanan. Masalahnya, formasi ini mengurangi potensi mencetak gol Aubameyang.

Alih-alih, Emery bisa mencoba menerapkan formasi 3-5-2. Formasi ini bakal membebaskan Aubameyang berduet dengan Lacazette, Pepe menyokong di sisi sayap, dan Ceballos sebagai kreator.

Sayangnya, formasi ini cukup rentan. Arsenal tidak punya bek sayap gesit yang bisa naik-turun lapangan sepanjang laga. Ini satu masalah lain yang harus diselesaikan Emery.

Bagaimanapun, Arsenal diprediksi bakal bersaing merebut empat besar. Manchester City, Liverpool, dan Tottenham Hotspur sudah hampir pasti mengamankan tiga besar. Artinya, Arsenal mungkin harus bersaing dengan Manchester United untuk merebut satu spot sisa, sementara Chelsea kesulitan karena larangan transfer pemain.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here