44 Ribu Penonton Liga Champions Perburuk Kondisi di Italia dan Spanyol

0
35
44 Ribu Penonton Liga Champions Perburuk Kondisi di Italia dan Spanyol
dinasty-poker

44 Ribu Penonton Liga Champions Perburuk Kondisi di Italia dan Spanyol

Kompetisi elit Eropa kembali jadi berita tapi untuk alasan yang salah. Sebanyak 44 ribu penonton pertandingan Liga Champions dituding jadi penyebab memburuknya kondisi di Italia dan Spanyol.

Seperti kita sama-sama tahu, situasi mencekam di seantero Eropa hari-hari ini telah menyebabkan banyak pertandingan sepak bola dihentikan, termasuk laga-laga perempat final yang kita nanti-nantikan. Walikota Bergamo menuding laga Champions League antara Atalanta vs Valencia jadi penyebab memburuknya situasi di kedua negara Eropa itu.

Karena stadion miliknya tengah direnovasi atau tidak layak masuk stadion tuan rumah kompetisi UEFA, Atalanta berkandang di San Siro, Milan, untuk pertandingan Liga Champions pada hari Kamis tanggal 19 Februari 2020 waktu setempat. Ada 44.000 penonton memadati Stadio San Siro itu dari kedua kubu pendukung dan walikota Bergamo menuding pertandingan itu telah menjadi penyebab penularan utama, tapi bukan satu-satunya, yang memperparah kondisi di Italia seperti hari ini.

Atalanta menghabisi tim La Liga itu dengan skor telak 4-1. Empat gol La Dea tersebut telah menyebabkan penonton setidaknya empat kali berteriak dengan suara keras, bersorak tanpa henti, menyebabkan air liur muncrat ke mana-mana dan dari mana-mana, ditunggangi oleh tamu-tak-diundang-itu untuk pergi ke inang yang lebih banyak lagi.

Walikota Bergamo, kota yang menjadi kandang Atalanta, menuding laga Champions League itu seperti sebuah bom biologis, dengan kasus pertama di Italia diketahui pada tanggal 23 Februari. Namun ia menegaskan bahwa pertandingan itu bukan menjadi sebab utama dan satu-satunya karena kedatangan pasien di rumah sakit Alzano Lombardo juga menjadi penyebab berikutnya.

Pasien yang datang ke rumah sakit itu kemungkinan besar sudah membawa serta tamu-tak-diundang-itu dan menyebarkannya ke dokter, perawat dan pasien lain tanpa kesadarannya. Tak lama setelah leg kedua di Spanyol pada 11 Maret, sepertiga staf dan pemain Valencia diketahui ikut terpapar situasi yang tidak menguntungkan tersebut, termasuk Ezequiel Garay, Jose Gaya dan Eliaquim Mangala.

UEFA sudah memutuskan menunda Euro 2020 ke 11 Juni sampai 11 Juli 2021, memberi keleluasaan besar bagi liga-liga domestik Eropa untuk menyelesaikan musim mereka. Tapi tanda tanya besar masih membayang untuk Champions League, bisakah diselesaikan sebelum dimulainya musim yang baru?

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here